Pelabuhan Brondong Alami Pendangkalan, Presiden Jokowi Janji Akan Keruk

Jum'at, 07 Mei 2021 - 14:43 WIB
loading...
Pelabuhan Brondong Alami...
Presiden Joko Widodo menjanjikan akan mengatasi masalah pendangkalan di pelabuhan setempat akan diselesaikan dalam waktu dua bulan hingga tiga bulan ke depan.
A A A
SURABAYA - Presiden Joko Widodo menjanjikan masalah nelayan di Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, khususnya terkait pendangkalan di pelabuhan setempat akan diselesaikan dalam waktu dua bulan hingga tiga bulan ke depan.

Hal itu disampaikan Presiden Jokowi saat berdialog langsung dan mendengarkan keluh kesah nelayan di Pusat Pemasaran dan Distribusi Ikan (PPDI) Kecamatan Brondong, Kabupaten Lamongan, Kamis (6/5/2021). Baca juga: PKS Minta Setop Eksperimentasi Peleburan Lembaga Riset

“Terima kasih Bapak Presiden, atas perhatiannya pada nelayan Jawa Timur, khususnya Brondong, Lamongan. Semoga menjadi pengungkit peningkatan kesejahteraan nelayan Brondong dan peningkatan sektor perikanan Jatim,” kata Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Jumat (7/5/2021).

Orang nomor satu di Jatim itu menyebutkan bahwa, sektor perikanan menjadi sektor penting yang menopang ekonomi Jatim. Bahkan menjadi sektor yang bisa bertahan ketika gempuran pandemi menyerang.

“Sektor perikanan menjadi sektor yang relatif tidak terdampak pandemi COVID-19. Nilai tukar nelayan kita termasuk yang tumbuh positif di tengah pandemi. Untuk itu dengan perhatian Bapak Presiden, kami yakin bahwa nantinya akan menjadi pendorong peningkatan perikanan Jatim,” tambah Khofifah.

Pasalnya produksi tangkapan ikan dari Brondong ini luar biasa untuk Jatim. Bahkan hasil tangkapannya kerap menjadi komoditas untuk diekspor ke negara tetangga. Jika sarana dan prasarana semakin memadai maka tentu akan menunjang peningkatan kualitas dan kuantitas tangkapan ikan. Baca juga: Bareng Trenggono, Jokowi Blusukan Temui Nelayan di Lamongan

“Pada tahun 2020 lalu misalnya, sektor perikanan budidaya di Lamongan mampu menghasilkan sebesar 59.728,16 ton. Sementara dari sektor perikanan tangkap, pada tahun 2020 mencatatkan produksi sebesar 76.692,96 ton,” ungkap Khofifah.

Sebagaimana diketahui bahwa Presiden Joko Widodo melakukan rangkaian kunjungan kerja di Jatim. Titik pertama yang dituju oleh Presiden Joko Widodo adalah PPDI Brondong Lamongan. Gubernur Khofifah Indar Parawansa secara khusus mendampingi kunjungan Presiden tersebut.

Di lokasi itu, Presiden Joko Widodo yang juga didampingi oleh Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menggelar dialog terbuka dengan nelayan. Ia mendengarkan keluhan dan masukan para nelayan satu per satu.

Jokowi juga menyempatkan diri meninjau sarana dan prasarana fasilitas perikanan yang tersedia bagi para nelayan di sana. Kemudian Presiden Jokowi juga berdialog dengan perwakilan nelayan setempat untuk mendengarkan keluh kesah yang dialami para nelayan.

Jokowi mengungkapkan, bahwa nelayan setempat mengeluhkan atas adanya pendangkalan di beberapa lokasi pada pelabuhan tersebut. Selain itu juga terkait lampu haluan yang dirasakan kurang tinggi, sehingga perlu dilakukan perbaikan. Oleh sebab itu, Jokowi berjanji akan segera menindaklanjuti keluhan tersebut sehingga dapat mendukung aktivitas dan bermanfaat bagi para nelayan setempat.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Roy Suryo Titip Pesan...
Roy Suryo Titip Pesan ke Massa Aksi Demo: Jangan Disusupi, Aparat Harus Humanis
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Segera Disidang, Roy Suryo: Kayaknya Ini Didorong Termul yang Ngamuk
Jokowi Akan Kunjungi...
Jokowi Akan Kunjungi Lampung, Relawan dan PSI Siap Kawal Seluruh Agenda
Jelang P21 Kasus Roy...
Jelang P21 Kasus Roy Suryo Cs, Polda Metro Masih Tunggu Penelitian Berkas dari Kejaksaan
Roy Suryo Cs Soroti...
Roy Suryo Cs Soroti Munculnya Perubahan Pasal hingga Double Sprindik dari Polda Metro
Rakorwil PSI di Jayapura,...
Rakorwil PSI di Jayapura, Kaesang Janji Datangkan Jokowi ke Papua
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Wamenhub Sebut Potensi...
Wamenhub Sebut Potensi Penerimaan Negara Lewat PT DSI Bisa Tembus Rp2.671 Triliun
Kasus Tudingan Ijazah...
Kasus Tudingan Ijazah Segera Disidang, Pengacara Pastikan Jokowi Hadir
Rekomendasi
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Kasus Izin Tinggal WNA,...
Kasus Izin Tinggal WNA, KPK Geledah Kantor Biro Jasa di Bali
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Berita Terkini
BNPP Perkuat Pengawasan...
BNPP Perkuat Pengawasan Perbatasan RI-Timor Leste via Survei Pengendalian Jalur Tak Resmi di Belu
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prakiraan Cuaca Jakarta...
Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu 24 Juni 2026: Berawan Sejak Pagi, Berpotensi Hujan Ringan Sore Hari
Di Diskusi Partai Perindo,...
Di Diskusi Partai Perindo, JJ Rizal Minta Gubernur Jakarta Belajar dari Soekarno
Polisi Tangkap Taufik...
Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penganiaya Pacar di Bandung lewat Transaksi Belanja
DPW Partai Perindo DKI...
DPW Partai Perindo DKI Launching Warkop Aspirasa, Gelar Diskusi Refleksi 499 Tahun Jakarta
Infografis
8 Agenda Prioritas Presiden...
8 Agenda Prioritas Presiden Prabowo Subianto di 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved