Larangan Mudik, 7 Penumpang Tak Penuhi Syarat Ditolak Terminal Pulogebang

Jum'at, 07 Mei 2021 - 13:08 WIB
loading...
Larangan Mudik, 7 Penumpang...
Kepala Satuan Pelaksana Operasional dan Kemitraan Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang (Kasatpel OpsMit UP TTPG), Afif Muhroji tolak 7 penumoang bus. Foto: MPI/Jonathan Simanjuntak
A A A
JAKARTA - Tujuh calon penumpang bus di Terminal Terpadu Pulogebang , Jakarta Timur, ditolak keberangkatannya. Kepala Satuan Pelaksana Operasional dan Kemitraan Unit Pengelola Terminal Terpadu Pulo Gebang (Kasatpel OpsMit UP TTPG), Afif Muhroji mengatakan, penumpang tidak sanggup memperlihatkan dokumen persyaratan.

"Sebanyak tujuh orang ditolak karena dokumen persyaratan yang tidak lengkap," kata Afif saat dihubungi MNC Portal Indonesia di Jakarta, Jumat (7/5/2021). Baca juga: Terminal Pulogebang Mulai Ramai Sepekan Jelang Larangan Mudik

Afif menjelaskan, terdapat penumpang yang mengaku untuk mudik. Selain itu ada penumpang yang mengaku dokumennya masih dalam proses.

"Hanya penumpang yang memenuhi persyaratan yang kita terima, dan busnya juga yang berstiker, alasan ada yang memang mudik, ada juga karena sudah putus kontrak, ada yang mengaku dokumennya masih dalam proses," lanjutnya.

Menurutnya, respons penumpang kadang memaksa untuk diberikan pengertian demi melakukan perjalanan. Namun pihaknya mengaku tetap berpegang pada aturan yang telah ditetapkan. Baca juga: Layani Penumpang, Terminal Pulogebang Berlakukan Tes Genose-19

"Ada yang balik lagi untuk mengurus kelengkapannya, ada juga yang memaksa, tapi kita tetap berpatokan sesuai dengan aturan yang ada SE No. 13 Kasatgas Percepatan Penanganan Covid19, PM No. 13 Kemenhub." tegasnya.

Sebelumnya Terminal Pulogebang telah memberangkatkan sebanyak 27 penumpang dengan tujuan terbanyak mengarah ke Jawa Tengah. Adapun penumpang tersebut didominasi oleh penyertaan dokumen berupa perjalanan dinas, yakni sebanyak 22 penumpang. Baca juga: Mudik Dilarang, Dishub DKI Hanya Operasikan Terminal Pulogebang
(mhd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
First Class dan Sleeper...
First Class dan Sleeper Akur dalam Satu Bus, PO Harapan Jaya Kasih Solusi Mudik!
5 PO Bus Terkaya di...
5 PO Bus Terkaya di Indonesia, Punya Ribuan Unit Armada
Intip PO Bus Indonesia...
Intip PO Bus Indonesia yang Melayani Perjalanan Antar Negara: Jelajahi Negeri Tetangga dengan Nyaman!
Rekomendasi
Megah di Panggung, Sepi...
Megah di Panggung, Sepi di Tribun: Potret Pembukaan Piala Dunia 2026 di Kanada
Islam: Agama yang Paling...
Islam: Agama yang Paling Disalahpahami
Pengamat Kebijakan Publik...
Pengamat Kebijakan Publik Apresiasi Arah Baru BGN, Transparansi dan Refocusing MBG
Berita Terkini
Sekjen PPP Taj Yasin...
Sekjen PPP Taj Yasin dan Agus Suparmanto Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
MNC Peduli dan Park...
MNC Peduli dan Park Hyatt Jakarta Gelar Aksi Food Rescue untuk Warga Duri Kepa
KAI Jadi Benchmark Layanan...
KAI Jadi Benchmark Layanan Publik Indonesia, Dinilai Mampu Bersaing secara Global
Begal dan Curanmor,...
Begal dan Curanmor, Kasus Besar yang Diungkap Polda Riau dalam Semalam
Stafsus Menag Tinjau...
Stafsus Menag Tinjau GKJ Nusukan Solo, Jamin Kebebasan Beribadah
Berbekal PROPER Hijau,...
Berbekal PROPER Hijau, Langkah Nyata Transformasi Ekologis Diperkuat di Sulawesi Tenggara
Infografis
7 Negara Penghafal Alquran...
7 Negara Penghafal Alquran Terbanyak di Dunia, Indonesia Peringkat Berapa?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved