Faktor Ekonomi dan Salah Pergaulan, Penyebab Anak di Bawah Umur Terjerat Prostitusi Online

Kamis, 06 Mei 2021 - 16:37 WIB
loading...
Faktor Ekonomi dan Salah...
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, anak-anak di bawah umur yang menjadi korban prostitusi online akibat faktor ekonomi dan salah pergaulan. Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kabid Humas Polda Metro Jaya , Kombes Pol Yusri Yunus mengungkapkan, anak-anak di bawah umur yang menjadi korban prostitusi online akibat faktor ekonomi dan salah pergaulan.

Hal tersebut secara blak-blakan disampaikan Yusri Yunus saat menjadi narasumber dalam diskusi Polemik MNC Trijaya FM Spesial dengan tema: Waspada, Indonesia Darurat Prostitusi Online pada Kamis (6/5/2021). (Baca juga; Mucikari Prostitusi Anak di Hotel Milik Artis Cynthiara Alona juga Turut Cicipi Korban )

"Anak-anak di bawah umur ini rata-rata ekonomi menengah ke bawah. Faktor utama adalah ekonomi, mereka butuh untuk makan, nongkrong (gaya hidup), jadi mereka terjerumus dalam pergaulan yang salah dan masuk dalam prostitusi online," ujar Yusri Yunus.

Dia menyebutkan kebanyakan rata-rata pelaku prostitusi online terbagi menjadi tiga kelompok berdasarkan wilayahnya. (Baca juga; KPAI Ungkap 60% Praktik Prostitusi Dilakukan secara Online )

"Modusnya para mucikari ini kenalan, dipacari, ditiduri sama mereka, dan dijual lagi (ke pria hidung belang). Ada kelompok masing-masing. Seperti di Jakarta, Bekasi, dan Tangerang," ungkap Yusri Yunus.
(wib)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hari Anak Nasional ke-42,...
Hari Anak Nasional ke-42, saatnya Negara Membangun Prasyarat Perlindungan Anak
Pakar Minta Polisi Objektif...
Pakar Minta Polisi Objektif Usut Dugaan Penghinaan Terhadap Jurnalis
Polda Metro Mulai Selidiki...
Polda Metro Mulai Selidiki Laporan PWI Terhadap Hotman Paris soal Ucapan ‘Lu Punya Otak Gak?’ ke Wartawan
Rekomendasi
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Dinkes Apresiasi Operasi...
Dinkes Apresiasi Operasi Bibir Sumbing Gratis MNC Peduli dan RS Azra Bogor
MNC Peduli dan Yayasan...
MNC Peduli dan Yayasan Jalinan Kasih Sudah Operasi Lebih dari 5.000 Pasien Bibir Sumbing Sejak 2004
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Energy Executive Award...
Energy Executive Award 2026 Tegaskan Pentingnya Kepemimpinan Wujudkan Ketahanan Energi
Pembangunan Jalan Tol...
Pembangunan Jalan Tol Akses Pelabuhan Patimban Capai 68%
Pemberdayaan Masyarakat...
Pemberdayaan Masyarakat Unusa, Tingkatkan Kesadaran tentang Penyakit Kulit
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved