Rusia Pertanyakan Apa yang Sedang dilakukan AS di Luar Angkasa

Minggu, 19 April 2020 - 18:54 WIB
loading...
Rusia Pertanyakan Apa...
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia, Maria Zakharova menuturkan Moskow sedang menunggu Washington untuk menjawab pertanyaan tentang kegiatan AS di luar angkasa. Foto/Tass
A A A
MOSKOW - Rusia sedang menunggu jawaban Amerika Serikat atas pertanyaan tentang kegiatan AS di luar angkasa. Pertanyaan itu disampaikan juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova.

Ini adalah respon atas pernyataan yang dilontarkan oleh Jenderal John Raymond, kepala operasi luar angkasa Angkatan Udara AS, tentang Rusia yang diduga meluncurkan uji coba misil anti-satelit.

"Kami juga memiliki banyak pertanyaan. Kami telah menanyakannya sejak lama dan ingin memiliki jawaban. Dialog Rusia-AS yang bermakna tentang berbagai masalah keamanan ruang angkasa yang disepakati diplomat senior Rusia dan AS pada 16 Januari akan membantu menyelesaikan masalah bersama," ucap Zakharova, seperti dilansir Tass pada Minggu (19/4/2020).

Zakharova menggambarkan pernyataan Raymond sebagai kampanye Washington untuk mendiskreditkan kegiatan luar angkasa Rusia dan inisiatif perdamaian untuk mencegah perlombaan senjata di luar angkasa. Zakharova ingat bahwa itu bukan tuduhan pertama yang disuarakan oleh pihak AS.

Sebelumnya, jelas Zakharova, klaim seperti itu disuarakan oleh Wakil Menteri Luar Negeri AS, Christopher Ford. Zakharova menyebut, Rusia telah mengomentari setiap serangan anti-Rusia yang semuanya tidak lain adalah upaya AS untuk mengalihkan perhatian publik dari ancaman nyata di luar angkasa dan untuk membenarkan gerakannya untuk mengerahkan senjata di luar angkasa dan mendapatkan pembiayaan ekstra untuk tujuan semacam itu.

"Jelas bahwa kekhawatiran serius, jika ada, tidak dapat diselesaikan dengan pernyataan seperti itu, dengan cara yang salah. Perlu untuk menggunakan saluran yang ada untuk ahli dan dialog politik dalam masalah itu," kata dia.

"Kami memiliki saluran seperti itu dan hanya tinggal menggunakannya. Ketidaksediaan untuk melakukan itu lebih merupakan bukti posisi yang tidak memadai dari rekan-rekan kami di AS," kata dia.

Dia lalu menegaskan kembali kesiapan Rusia untuk membahas kegiatan luar angkasa yang melibatkan berbagai lembaga dan organisasi yang terkait.
(nth)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Klaim Senjata...
Rusia Klaim Senjata Nuklir Jadi Satu-satunya Jaminan pada Perang Global, Ini 3 Alasannya
Rusia Tuding Barat Membangun...
Rusia Tuding Barat Membangun Tirai Besi Baru, Apa Pemicunya?
Siapa Bella 1? Kapal...
Siapa Bella 1? Kapal Tanker Rusia Beroperasi dalam Armada Bayangan
Rekomendasi
Tok! Bos Blueray John...
Tok! Bos Blueray John Field Divonis 2 Tahun Penjara Dalam Kasus Suap Bea Cukai
Rahasia Keluarga yang...
Rahasia Keluarga yang Bikin Baper, Ini Serunya microdrama My Sister's Secret di V+Short
Bupati Sukoharjo Etik...
Bupati Sukoharjo Etik Suryani Ditangkap KPK, PDIP Dukung Proses Hukum Berkeadilan
Berita Terkini
Partai Perindo Hadirkan...
Partai Perindo Hadirkan Sembako Murah melalui Program Warung Kita
Brimob Bersenjata Jaga...
Brimob Bersenjata Jaga Ketat Gedung Promoter Polda Metro Jaya Jelang Konferensi Pers Tiga Kasus Korupsi
Transformasi Transportasi,...
Transformasi Transportasi, Jumlah Penumpang KAI Naik 10 Persen
Persoalkan Penerapan...
Persoalkan Penerapan Pasal 32 UU ITE, Roy Suryo Minta Status Tersangka Tidak Sah
Situasi Terkini Polda...
Situasi Terkini Polda Metro usai Penggeledahan, Brimob Bersenjata Masih Siaga
Raih Rekor MURI, Ketum...
Raih Rekor MURI, Ketum Peradi Profesional: Motivasi Tingkatkan Kualitas Advokat
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved