Ribuan Pemudik Sudah Masuk Jawa Tengah, Puncaknya Malam Ini dan Besok
Selasa, 04 Mei 2021 - 14:40 WIB
loading...
Penumpang bus di Terminal Bekasi, Jawa Barat mengalami peningkatan hingga 20% pada Minggu (2/5/2021). Ribuan pemudik saat ini tercatat sudah masuk Jawa Tengah. Foto/Antara/Fakhri Hermansyah
A
A
A
SEMARANG - Ribuan masyarakat yang merantau ke luar daerah tetap nekat pulang kampung ke Jawa Tengah meski sudah pemerintah sudah melarang mudik Lebaran . Berdasarkan data petugas yang berjaga di lapangan, sudah ada 3.800 pemudik yang sudah masuk ke Jawa Tengah hingga Senin (3/5/2021) kemarin.
Baca juga: Larangan Mudik, Polda Sekat 9 Titik Perbatasan Jatim
"Dugaan saya malam ini dan besok akan jadi puncaknya. Maka ini saya lakukan pengecekan untuk memastikan persiapan menjelang tanggal 6 Mei nanti," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau penyekatan di gerbang tol Kalikangkung Semarang, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Mudik sebelum Dilarang, Penumpang KA dari Stasiun Pasar Senen Ngomong Blak-blakan
Ganjar meminta masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudik pada Lebaran tahun ini. Aturan-aturan yang telah dibuat pemerintah diharapkan ditaati demi kebaikan bersama.
"Kalaulah harus meninggalkan tempat, tolong pastikan persyaratannya dilengkapi. Kalau tidak penting, lebih baik tinggal di rumah masing-masing. Sebab kemarin kita masih temukan ada banyak yang nekat, menerobos dan justru membahayakan keluarga di rumah," katanya.
Baca juga: Larangan Mudik, Polda Sekat 9 Titik Perbatasan Jatim
"Dugaan saya malam ini dan besok akan jadi puncaknya. Maka ini saya lakukan pengecekan untuk memastikan persiapan menjelang tanggal 6 Mei nanti," kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo saat meninjau penyekatan di gerbang tol Kalikangkung Semarang, Selasa (4/5/2021).
Baca juga: Mudik sebelum Dilarang, Penumpang KA dari Stasiun Pasar Senen Ngomong Blak-blakan
Ganjar meminta masyarakat untuk menahan diri dan tidak mudik pada Lebaran tahun ini. Aturan-aturan yang telah dibuat pemerintah diharapkan ditaati demi kebaikan bersama.
"Kalaulah harus meninggalkan tempat, tolong pastikan persyaratannya dilengkapi. Kalau tidak penting, lebih baik tinggal di rumah masing-masing. Sebab kemarin kita masih temukan ada banyak yang nekat, menerobos dan justru membahayakan keluarga di rumah," katanya.
Lihat Juga :