Gedung SD, Rumah Guru dan Puskesmas Dibakar saat 6 Kelompok OPM Masih Berkumpul di Kabupaten Puncak

Selasa, 04 Mei 2021 - 06:43 WIB
loading...
Gedung SD, Rumah Guru...
Teror dilakukan anggota enam kelompok OPM yang tengah berkumpul di Kabupaten Puncak Papua dengan membakar gedung SD, rumah dinas guru dan Puskesmas di Ilaga. Foto Bidhumas Polda Papua
A A A
ILAGA - Teror kembali dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau yang lebih dikenal dengan Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Distrik Ilaga, Kabupaten Puncak Papua . Dimana bangunan SD Inpres Mayuberi, dua unit rumah dinas guru, dan Puskesmas lama Ilaga Utara di Kampung Mayuberi, Distrik Ilaga Utara, dibakar pada Senin (3/5/2021).

Selain itu Jembatan Kimak, Jalan Tagaloa dan Jalan Wuloni pintu angin juga dirusak oleh kelompok separatis yang telah dilabeli sebagai teroris tersebut.

Teror ini dilakukan oleh anggota enam kelompok OPM yang tengah berkumpul di Kabupaten Puncak Papua. Kelompok-kelompok tersebut diperkirakan diantaranya kelompok Lekagak Telenggen, Egianus Kogoya, Jhony Botak, Goliat Tabuni, Sabinus Waker dan Militer Murib. Berkumpulnya anggota enam kelompok OPM tersebut untuk menghadiri acara bakar honai di Kabupaten Puncak yang selesai pada hari Selasa (4/5/2021) ini.

Baca : OPM Kembali Tebar Teror di Ilaga! Gedung SD, Rumah Guru dan Puskesmas Dibakar

Berkumpulnya enam kelompok besar OPM bukannya tidak diantisipasi, karena Pasukan TNI-Polri dalam jumlah besar juga telah dikerahkan ke Kabupaten Puncak bahkan dipimpin oleh beberapa jenderal bintang satu. Mereka membawahi satuannya masing masing.

Kepala Kepolisian Daerah Papua Irjen Mathius D Fakhiri dalam keterangannya kepada wartawan mengakui jika ada enam kelompok besar KKB atau OPM yang intens melakukan kegiatan teror di Distrik, Ilaga dan Beoga di Kabupaten Puncak; Distrik Sugapa di Kabupaten Intan Jaya dan di Nduga, Papua.

Kapolda memastikan penanganan KKB belum akan berubah. Aparat keamanan, kata dia, akan sebisa mungkin mengedepankan pendekatan kesejahteraan sebelum melakukan penindakan hukum.

"Kita tetap mengedepankan pendekatan kesejahteraan, tentunya sebagai Kapolda Papua dalam menyikapi keputusan pemerintah tentu kita laksanakan, tetapi tetap berpedoman terhadap apa yang sudah kita lakukan karena disitu penegakan hukum telah dilaksanakan," kata Kapolda Papua dalam pernyataan tertulis yang diterima SINDOnews, Senin (3/5/2021).

Baca juga : 6 Kelompok OPM Akan Ditangkap Hidup-hidup, 2 Diantaranya Lekagak Telenggen dan Egianus Kogoya

Menurut Kapolda, penindakan hukum kepada KKB akan tetap dilakukan selama mereka masih membuat aksi kekerasan bersenjata.

"Kita tegas tapi terukur, kita tidak main-main dengan kelompok ini, penegakan hukum itu kita lihat secara baik, dampak penindakan itu jangan sampai menimbulkan persoalan baru, kita tidak mau penindakan ini membuat luka. Kita akan selalu berusaha semkasimal mungkin untuk menangkap para pelaku aksi KKB dalam keadaan hidup, agar kami bisa menggali informasi terkait jaringan lainnya, namun apabila mereka melakukan perlawanan maka kami akan mengambil tindakan tegas terukur yaitu melumpuhkan," paparnya.
(sms)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
MBG di Papua Perkuat...
MBG di Papua Perkuat Gizi dan Gerakkan Ekonomi Lokal
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
AS Bidik Tuan Rumah...
AS Bidik Tuan Rumah Piala Dunia 2038
Klasemen Peringkat Ketiga...
Klasemen Peringkat Ketiga Terbaik di Piala Dunia 2026: Senegal Jaga Asa
Kawal Transformasi Terintegrasi...
Kawal Transformasi Terintegrasi untuk Perkuat Bio Farma Group
Berita Terkini
Aksi Mahasiswa Bagian...
Aksi Mahasiswa Bagian dari Kontrol Jalannya Pemerintahan
Tuntaskan Jaringan 8,1...
Tuntaskan Jaringan 8,1 Km, Kapal Perang TNI AL Angkut 100 Ton Pipa Air Bersih YTBN Menuju Adonara
Demo Ricuh di Grahadi...
Demo Ricuh di Grahadi Surabaya, Belasan Pendemo Diduga Provokator Ditangkap
Stafsus Menag Bertemu...
Stafsus Menag Bertemu Pengurus Rumah Doa Methodis Injili Jemaat Filadelfia Bandung
Sejak 2023, Kabel Udara...
Sejak 2023, Kabel Udara Sepanjang 11 Kilometer di Jakarta Barat Direlokasi
4 Pelaku Penyekapan...
4 Pelaku Penyekapan Karyawan Padel Langsung Ditahan
Infografis
6 Tanaman Obat yang...
6 Tanaman Obat yang Paling Mudah Ditanam di Rumah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved