Pemuda Ini Bacok Pembeli di Warung Bakmi, Tersulut Emosi saat Adu Pandang
Senin, 03 Mei 2021 - 14:02 WIB
loading...
Petugas menunjukkan tersangka pembacokan di Mapolsek Mlati, Sleman, Senin (3/5/2021). Foto SINDONews
A
A
A
SLEMAN - Emosi ketika adu pandang dengan pembeli di warung bakmi, di daerah Kajor, Nogotirto, Gampng, NNG (21), warga Trihanggo, Gamping, Sleman membacok dua teman pembeli tadi, yakni BGS (18) dan ALF (18). Keduanya warga Nogotirto, Gamping, Sleman. Kejadaan tersebut terjadi di Kutu Patran, Sinduadi, Mlati, Sleman, Sabtu (1/5/2021) dini hari, pukul 02.00 WIB.
Akibat bacokan itu korban BGS mengalami luka pada bagian telapak tangan sebelah kiri. Sedangkan ALF mengalami luka sobek di lengan tangan bagian siku sebelah kiri dan punggung telapak tangan sebelah kirinya. NNG sekarang mendekam di sel tahanan Mapolsek, Mlati, Sleman. Baca juga: Lerai Perkelahian, Pria di Batang Meregang Nyawa Akibat Bacokan Parang
Kanit Reskrim Polsek Mlati, Sleman, Iptu Noor Dwi Cahyanto mengatakan, kasus itu berawal saat korban dan pelaku makan di warung bakmi, Dusun Kajor, Nogotirto, Gamping, Sabtu (1/5), pukul 01.30 WIB. Saat itu teman korban GLH dan pelaku saling adu pandang, sehingga menyulut emosi pelaku.
Pelaku yang emosi kemudian mengeluarkan sebilah belati yang akan digunakan untuk menusuk perut korban GLH, namun korban bisa menghindar. Setelah terjadi adu mulut, GLH lantas keluar dari warung bakmi sambil berteriak minta tolong.
Mendengar ada keributan di luar warung bakmi, PDR teman pelaku yang sedang makan langsung keluar warung lalu mengajak pelaku pergi. Saat pelaku pergi, ternyata GLH dan temannya mengejar pelaku sambil berterik berhenti.
Akibat bacokan itu korban BGS mengalami luka pada bagian telapak tangan sebelah kiri. Sedangkan ALF mengalami luka sobek di lengan tangan bagian siku sebelah kiri dan punggung telapak tangan sebelah kirinya. NNG sekarang mendekam di sel tahanan Mapolsek, Mlati, Sleman. Baca juga: Lerai Perkelahian, Pria di Batang Meregang Nyawa Akibat Bacokan Parang
Kanit Reskrim Polsek Mlati, Sleman, Iptu Noor Dwi Cahyanto mengatakan, kasus itu berawal saat korban dan pelaku makan di warung bakmi, Dusun Kajor, Nogotirto, Gamping, Sabtu (1/5), pukul 01.30 WIB. Saat itu teman korban GLH dan pelaku saling adu pandang, sehingga menyulut emosi pelaku.
Pelaku yang emosi kemudian mengeluarkan sebilah belati yang akan digunakan untuk menusuk perut korban GLH, namun korban bisa menghindar. Setelah terjadi adu mulut, GLH lantas keluar dari warung bakmi sambil berteriak minta tolong.
Mendengar ada keributan di luar warung bakmi, PDR teman pelaku yang sedang makan langsung keluar warung lalu mengajak pelaku pergi. Saat pelaku pergi, ternyata GLH dan temannya mengejar pelaku sambil berterik berhenti.
Lihat Juga :