Pengguna Stasiun Tanah Abang Membludak, KAI Commuter Sebut Tetap Jalankan Protokol Kesehatan

Minggu, 02 Mei 2021 - 07:08 WIB
loading...
Pengguna Stasiun Tanah...
KAI Commuter mengklaim tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku terkait penampakan kondisi Stasiun Tanah Abang yang dipadati pengguna Commuter Line, Sabtu (1/5/2021). Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - KAI Commuter mengklaim tetap menjalankan protokol kesehatan sesuai aturan yang berlaku terkait penampakan kondisi Stasiun Tanah Abang yang dipadati pengguna Commuter Line. VP Corporate Secretary KAI Commuter Anne Purba menuturkan, Stasiun Tanah Abang dapat diakses dari pintu utara yang terhubung dengan area integrasi antarmoda dan pintu selatan yang terhubung langsung dengan area perdagangan di Jembatan Penyebrangan Multiguna (JPM).

Dia menjelaskan, antrean penyekatan pengguna terpantau berjalan di kedua akses pintu masuk tersebut. Sebagai alternatif, pengguna juga dapat menggunakan jasa KRL dari Stasiun Karet yang letaknya juga tidak jauh dari kawasan Pasar Tanah Abang. (Baca juga; Pasar Tanah Abang Dipadati Pengunjung, Protokol Kesehatan Diabaikan )

"Antrean penyekatan pengguna merupakan upaya untuk menjaga agar jumlah pengguna yang dapat naik ke dalam tiap kereta tidak melebihi ketentuan yaitu 74 pengguna per kereta. Pengguna juga wajib mengikuti pengukuran suhu tubuh dan dihimbau mencuci tangan sebelum maupun sesudah naik KRL. Frekuensi perjalanan KRL juga tetap dijaga dengan mengoperasikan 984 perjalanan KRL per harinya," katanya dalam rilis yang diterima pada Sabtu (1/05/2021).

Dia menambahkan ramainya pengguna di Stasiun Tanah Abang berhubungan dengan kegiatan ekonomi masyarakat di kawasan Pasar Tanah Abang yang juga dipenuhi pengunjung. KAI Commuter pun mendukung upaya pemerintah setempat untuk menertibkan kondisi kawasan Pasar Tanah Abang dan mengupayakan protokol kesehatan tetap terjaga.

"KAI Commuter juga berharap ada pengaturan lebih lanjut mengenai jam dan hari operasional kawasan Pasar Tanah Abang agar kegiatan masyarakat tidak terkonsentrasi pada waktu-waktu tertentu," imbuhnya. (Baca juga; Makin Horor, Begini Penampakan Pasar Tanah Abang Mendekati Lebaran )
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menteri PPPA Minta Maaf...
Menteri PPPA Minta Maaf soal Usul Gerbong KRL Khusus Perempuan Dipindah ke Tengah
Hercules Cs Gugat KAI...
Hercules Cs Gugat KAI Soal Sengketa Lahan di Tanah Abang, Menteri Ara Respons Santai
Momen Menteri Ara dan...
Momen Menteri Ara dan Hercules GRIB Debat Soal Penguasaan Lahan di Tanah Abang
Rekomendasi
Karina Ranau Trauma...
Karina Ranau Trauma Berat Usai Dianiaya hingga Takut Pergi ke Warung Sendiri
BI Blak-blakan soal...
BI Blak-blakan soal Kombinasi Pemicu Kejatuhan Rupiah yang Sempat Rp18 Ribu per Dolar AS
Bertemu PM Modi, Prabowo...
Bertemu PM Modi, Prabowo Minta QRIS Segera Bisa Dipakai di India
Berita Terkini
Petugas Bea Cukai Pekanbaru...
Petugas Bea Cukai Pekanbaru Gugur saat Jalankan Tugas Pengawasan di Perairan Siak
Kejati Jakarta Tetapkan...
Kejati Jakarta Tetapkan Tersangka Baru Perkara Proyek Fiktif di Kementerian PU, Negara Rugi Rp16 Miliar
Tak Hanya Hukum Oknum...
Tak Hanya Hukum Oknum Polisi, Selly DPR Minta Usut Tuntas Penganiayaan Perempuan Cirebon
Komitmen Perkuat UMKM...
Komitmen Perkuat UMKM dan Lapangan Kerja, Bupati Rudy Susmanto Raih Penghargaan Nasional!
Praperadilan Roy Suryo...
Praperadilan Roy Suryo Dikabulkan Sebagian, Polda Metro: Tak Serta Merta Penyidikan Jadi Tidak Sah
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
Infografis
Begini Protokol Kesehatan...
Begini Protokol Kesehatan Saat Pemakaman Pasien Covid-19
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved