Bupati Majalengka Belanjakan Uang Pribadi untuk Hal Baik Ini
Sabtu, 01 Mei 2021 - 17:53 WIB
loading...
Bupati Karna saat peletakan batu pertama pembangunan Musala di JaF. Foto/MPI/inin nastain
A
A
A
MAJALENGKA - Bupati Majalengka Karna Sobahi memutuskan 'membelanjakan' uang pribadinya untuk pembangunan musala. Ada enam Musala tersebar di berbagai daerah yang siap dibangun dengan menggunakan uang pribadi dan keluarga Bupati itu.
Salah satu Musala yang dibangun dengan menggunakan uang pribadi terdapat di Galeri Jatiwangi art Factory (JaF) Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi.
"Uang pribadi. Saya menyisikan dari rezeki saya, keluarga. Sekarang ada enam musala yang akan dibangun, termasuk di sini. Ini (pembangunan Musala) yang (anggarannya sekitar) Rp120 juta, Rp130 juta. Yang Rp75 juta ada, Musala kecil," kata Karna seusai melakukan peletakan batu pertama Musala di JaF, Sabtu (1/5/2021).
Baca juga: Tragis! 3 Sopir Tewas Tergencet Truk di Tol Cipularang Purwakarta Akibat Dongkrak Lepas
Dalam pelaksanaannya, jelas Karna, menyerahkan sepenuhnya kepada penanggung jawab di lapangan. Seperti pembangunan Musala di JaF, dia menyerahkan sepenuhnya kepada warga dan penggiat di JaF itu. "Saya tidak tau yang kerjanya siapa, bagaimana pembangunannya. Seluruh biaya saya tanggung. Sekitar Rp129 juta," jelas dia.
Salah satu Musala yang dibangun dengan menggunakan uang pribadi terdapat di Galeri Jatiwangi art Factory (JaF) Desa Jatisura, Kecamatan Jatiwangi.
"Uang pribadi. Saya menyisikan dari rezeki saya, keluarga. Sekarang ada enam musala yang akan dibangun, termasuk di sini. Ini (pembangunan Musala) yang (anggarannya sekitar) Rp120 juta, Rp130 juta. Yang Rp75 juta ada, Musala kecil," kata Karna seusai melakukan peletakan batu pertama Musala di JaF, Sabtu (1/5/2021).
Baca juga: Tragis! 3 Sopir Tewas Tergencet Truk di Tol Cipularang Purwakarta Akibat Dongkrak Lepas
Dalam pelaksanaannya, jelas Karna, menyerahkan sepenuhnya kepada penanggung jawab di lapangan. Seperti pembangunan Musala di JaF, dia menyerahkan sepenuhnya kepada warga dan penggiat di JaF itu. "Saya tidak tau yang kerjanya siapa, bagaimana pembangunannya. Seluruh biaya saya tanggung. Sekitar Rp129 juta," jelas dia.
Lihat Juga :