DPP BPM Kalbar Imbau Masyarakat agar Tak Lakukan Aksi yang Ciptakan Kerumunan saat Peringatan May Day
Kamis, 29 April 2021 - 11:05 WIB
loading...
Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat (Kalbar) mengintruksikan kepada seluruh anggotanya agar tidak mengikuti aksi dalam perayaan hari May Day yang jatuh pada 1 Mei 2021 mendatang. Foto ilustrasi dok SINDOnews
A
A
A
PONTIANAK - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalimantan Barat (Kalbar) mengintruksikan kepada seluruh anggotanya agar tidak mengikuti aksi dalam perayaan hari May Day yang jatuh pada 1 Mei 2021 mendatang.
"Dalam menghadapi hari buruh sedunia atau May Day, kami Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalbar telah mengambil sikap tidak akan turut serta mengikuti aksi yang dapat menciptakan keramaian warga," ujar Ketua Umum DPP BPM Kalbar Gusti Edy di Pontianak pada Kamis, 29 April 2021.
Menurutnya, apalagi saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19 dan mengingat semakin meningkatnya kasus virus Corona.
Baca : Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka
Untuk itulah, Gusti Edy juga mengimbau kepada segenap pengurus DPD BPM di 14 Kabupaten dan Kota se-Kalbar agar tidak melakukan aksi dalam bentuk apapun yang dapat menciptakan kerumunan.
"Selain itu, ia juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap terus menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk bersama-sama mematuhi protokol kesehatan agar wabah Corona dapat segera berakhir," ujarnya.
"Dalam menghadapi hari buruh sedunia atau May Day, kami Barisan Pemuda Melayu (BPM) Kalbar telah mengambil sikap tidak akan turut serta mengikuti aksi yang dapat menciptakan keramaian warga," ujar Ketua Umum DPP BPM Kalbar Gusti Edy di Pontianak pada Kamis, 29 April 2021.
Menurutnya, apalagi saat ini masih dalam masa pandemi COVID-19 dan mengingat semakin meningkatnya kasus virus Corona.
Baca : Anggota TNI dan Polri di Papua Berkelahi dan Berujung Baku Tembak, 2 Orang Terluka
Untuk itulah, Gusti Edy juga mengimbau kepada segenap pengurus DPD BPM di 14 Kabupaten dan Kota se-Kalbar agar tidak melakukan aksi dalam bentuk apapun yang dapat menciptakan kerumunan.
"Selain itu, ia juga meminta kepada seluruh lapisan masyarakat agar tetap terus menerapkan protokol kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah guna memutus mata rantai penyebaran COVID-19.
"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat Kalimantan Barat agar dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk bersama-sama mematuhi protokol kesehatan agar wabah Corona dapat segera berakhir," ujarnya.
Lihat Juga :