Dewan Dukung Evaluasi Tenaga Kontrak di Lingkup Pemkot Makassar

Kamis, 29 April 2021 - 07:36 WIB
loading...
Dewan Dukung Evaluasi...
Langkah Pemkot Makassar ingin mengevaluasi kinerja bagi seluruh tenaga kontrak mendapat dukungan DPRD Makassar. Foto: Ilustrasi
A A A
MAKASSAR - Langkah Pemkot Makassar ingin mengevaluasi kinerja bagi seluruh tenaga kontrak mendapat dukungan DPRD Makassar. Namun, evaluasi yang dilakukan Wali Kota Makassar , Mohammad Ramdhan Pomanto harus objektif. Tidak boleh tebang pilih.

Anggota Komisi A DPRD Makassar , Azwar menilai langkah yang dilakukan Pemkot Makassar sudah tepar. Terlebih jumlah tenaga kontrak di lingkup Pemkot Makassar terus membludak. Adanya tenaga kontrak fiktif patut diantisipasi.

"Untuk mengantisipasi adanya tenaga kontrak fiktif itu langkah yang bagus. Soal tenaga kontrak fiktif itu kita selalu ingatkan kaya data, karena jumlah tenaga kontrak ini memang cukup besar," kata Azwar, kepada SINDOnews, Rabu (28/4/2021).

Menurut Azwar, evaluasi tenaga kontrak tersebut setidaknya bisa mengefisienkan anggaran. Sebab, tiap tahun Pemkot Makassar menghabiskan anggaran kurang lebih Rp300 miliar hanya untuk menggaji ribuan tenaga kontrak.

"Sebagai pemimpin, beliau sudah tepat untuk mengecek kinerja orang-orang yang ada di instansinya. Ini untuk melihat efektivitas kinerja mereka," ungkap dia.

Baca Juga: Hasil Tes Urine Positif Narkoba, Empat Pejabat Pemkot Makassar Jadi Tersangka

Kendati begitu, dia mengingatkan Wali Kota Makassar, Mohammad Ramdhan Pomanto untuk tidak semena-semena mengganti orang. Terlebih, masalah tenaga kontrak menyangkut persoalan perut atau kesejahteraan masyarakat. Dia tidak ingin ada pihak yang dirugikan atas kebijakan tersebut.

"Saya perlu ingatkan kalau ini kaitannya dengan mengganti atau memberhentikan orang, karena ini berurusan dengan pendapatan dan kehidupan saya minta pak wali selektif. Jangan sampai ada kekeliruan," tegas dia.

Anggota Komisi A DPRD Makassar, Hamzah Hamid mengatakan kinerja tenaga kontrak di Pemkot Makassar sudah seharusnya dievaluasi. Apalagi, dari hasil monitoring dan evaluasi ada perbedaan jumlah tenaga kontrak data BKPSDM dengan audit Inspektorat.

"Hasil monev itu ada banyak selisih atau perbedaan antara audit Inspektorat dengan data BKPSDM. Jadi apa yang dilakukan pak wali saya pikir sudah tepat, karena signifikan perbedaannya antara 300 sampai 400 orang," tutur dia.

Baca Juga: Berencana Gelar F8, Pemkot Makassar Diminta Tak Gegabah
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Demonstran Mengamuk...
Demonstran Mengamuk Bakar Gedung DPRD Kota Makassar
Nasib Tenaga Kontrak...
Nasib Tenaga Kontrak Tak Lolos Seleksi PPPK, DPRD Kota Bekasi Desak Ada Solusi
RS Vertikal Makassar...
RS Vertikal Makassar Milik Pemerintah Kini Miliki Fasilitas AC VRF
Puncak Makassar Eight...
Puncak Makassar Eight Festival Dipindahkan ke Tugu MNEK, Ini Alasannya
Pemkot Makassar Terapkan...
Pemkot Makassar Terapkan Layanan Publik Berbasis Metaverse, Mendagri Beri Pujian
Musim Transisi, BPBD...
Musim Transisi, BPBD Makassar: Waspada Banjir dan Angin Kencang!
BPJS Kesehatan Buka...
BPJS Kesehatan Buka Lowongan PATT 2026, Lulusan D3–S1 Bisa Daftar
Pertepedesia: Pelanggaran...
Pertepedesia: Pelanggaran TPP Masih Debatable tapi Sudah Disanksi
Menegakkan Kepastian...
Menegakkan Kepastian Hukum dan Keberlakuan Non-Retroaktif dalam Status TPP Desa sebagai Caleg
Rekomendasi
Konsolidasi Nasional,...
Konsolidasi Nasional, KNPI Gandeng Pemuda dan Mahasiswa Gelar Aksi Dukung Prabowo
Jeda Hidrasi Piala Dunia...
Jeda Hidrasi Piala Dunia 2026: Demi Pemain atau Senjata Rahasia Pelatih?
Jenguk Haji Bolot di...
Jenguk Haji Bolot di RS, Rico Ceper Ungkap Momen Mengharukan
Berita Terkini
Banyuwangi Kota Pembuka...
Banyuwangi Kota Pembuka Satu Indonesia Awards 2026, Bupati: SDM Kunci Kemajuan Daerah
Pengamat Apresiasi Pendekatan...
Pengamat Apresiasi Pendekatan Humanis Polri dalam Mengawal Aksi Demonstrasi Mahasiswa
71 Kali Gempa Susulan...
71 Kali Gempa Susulan Terjadi Pascagempa Besar M6,7 di Palu Sulteng
Passing Grade Terbaik...
Passing Grade Terbaik se-Kediri, Mas Dhito Antar Siswa Boarding School Masuk PT
4 Upaya Penyelundupan...
4 Upaya Penyelundupan Narkoba ke Lapas dan Rutan Salemba Digagalkan, Disembunyikan di Organ Intim hingga Botol Obat
Pendaftaran Kartu Huma...
Pendaftaran Kartu Huma Betang Sejahtera Kini Berbasis Digital, Masyarakat Kalteng Bisa Daftar Melalui humabetang.id
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved