Baru 10 Hari Bebas Berkat Corona, Pria di Sumsel Tewas Ditusuk Saat Tagih Utang
Minggu, 19 April 2020 - 15:21 WIB
loading...
foto/ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
BANYUASIN - Gara-gara menangih utang, Habiburohman (37 tahun), seorang pria yang baru 10 hari bebas dari penjara berkat program asimilasi terkait pencegahan virus corona (COVID-19), tewas setelah mengalami luka tusukan senjata tajam.
Kapolsek Mariana, Kabupaten Bayuasin, AKP Agus Irwanto, membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi Kamis lalu (16/4/2020) ketika korban datang ke rumah tersangka, Yudi Pranadjaya (35 tahun), di kawasan Talang Bali, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.
"Korban ini diketahui baru sekitar 10 hari bebas dari penjara di Palembang. Saat itu, korban datang ke rumah tersangka hendak menagih utang sebesar Rp 500 ribu," kata AKP Agus Irwanto, Minggu (19/4/2020). ( Baca: Dikira Corona, Warga Prabu Gempar karena Perempuan Pingsan di Pinggir Jalan )
Ditambahkan Agus, saat tiba di rumah tersangka, keduanya justru terlibat cekcok mulut. Sebab, saat itu korban mengetuk pintu rumah dengan keras, dan membuat tersangka yang sedang tidur menjadi kaget dan terbangun.
"Tersangka yang emosi kemudian mengambil pisau di rumahnya lalu tanpa banyak bicara mengejar dan menusuk korban," katanya.
Kapolsek Mariana, Kabupaten Bayuasin, AKP Agus Irwanto, membenarkan informasi tersebut. Menurutnya, peristiwa itu terjadi Kamis lalu (16/4/2020) ketika korban datang ke rumah tersangka, Yudi Pranadjaya (35 tahun), di kawasan Talang Bali, Desa Sungai Rebo, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin.
"Korban ini diketahui baru sekitar 10 hari bebas dari penjara di Palembang. Saat itu, korban datang ke rumah tersangka hendak menagih utang sebesar Rp 500 ribu," kata AKP Agus Irwanto, Minggu (19/4/2020). ( Baca: Dikira Corona, Warga Prabu Gempar karena Perempuan Pingsan di Pinggir Jalan )
Ditambahkan Agus, saat tiba di rumah tersangka, keduanya justru terlibat cekcok mulut. Sebab, saat itu korban mengetuk pintu rumah dengan keras, dan membuat tersangka yang sedang tidur menjadi kaget dan terbangun.
"Tersangka yang emosi kemudian mengambil pisau di rumahnya lalu tanpa banyak bicara mengejar dan menusuk korban," katanya.
Lihat Juga :