Polisi Gagalkan Penyelundupan 31 WNI ke Malaysia, Tekongnya Kabur Lompat ke Laut
Minggu, 25 April 2021 - 21:14 WIB
loading...
Kapolsek Limpa Puluh, AKP Rusdi memberikan pengarahan kepada 31 WNI yang ditangkap saat akan diberangkatkan ke Malaysia karena tidak memiliki dokumen keimigrasian lengkap. Foto: Istimewa
A
A
A
BATU BARA - Polisi berhasil menggagalkan penyelundupan sebanyak 31 orang Warga Negara Indonesia (WNI) ke Malaysia . Upaya tersebut berhasil dilakukan setelah Polisi mengamankan puluhan WNI itu di Tangkahan Pematang Polong, Dusun VIII, Desa Gambus Laut, Kecamatan Limapuluh Pesisir, Kabupaten Batubara , Minggu (25/4/2021) dini hari.
Kapolsek Limpa Puluh, AKP Rusdi mengatakan, 31 orang WNI itu terdiri dari 17 orang perempuan dan 14 orang laki-laki. Dua dari 17 perempuan masih masuk golongan usai anak.
Baca juga: Kepala BIN Daerah Papua Gugur Tertembak KKB di Beoga Papua
“31 orang WNI ini kita tangkap saat akan berangkat ke Malaysia sekitar pukul 01:00 WIB dini hari tadi. Saat kita tangkap, tak satupun dari mereka yang mengantongi dokumen keimigrasian selayaknya para pekerja migran legal,” ujar Rusdi.
Setelah diamankan, kata Rusdi, 31 orang WNI itu langsung diboyong ke Gedung Karantina COVID-19 Kabupaten Batubara untuk pemeriksaan COVID-19. “Mereka kemudian menjalani prosedur rapid test untuk memastikan tidak ada penularan COVID-19 ," pungkasnya.
Kapolsek Limpa Puluh, AKP Rusdi mengatakan, 31 orang WNI itu terdiri dari 17 orang perempuan dan 14 orang laki-laki. Dua dari 17 perempuan masih masuk golongan usai anak.
Baca juga: Kepala BIN Daerah Papua Gugur Tertembak KKB di Beoga Papua
“31 orang WNI ini kita tangkap saat akan berangkat ke Malaysia sekitar pukul 01:00 WIB dini hari tadi. Saat kita tangkap, tak satupun dari mereka yang mengantongi dokumen keimigrasian selayaknya para pekerja migran legal,” ujar Rusdi.
Setelah diamankan, kata Rusdi, 31 orang WNI itu langsung diboyong ke Gedung Karantina COVID-19 Kabupaten Batubara untuk pemeriksaan COVID-19. “Mereka kemudian menjalani prosedur rapid test untuk memastikan tidak ada penularan COVID-19 ," pungkasnya.
Lihat Juga :