Dimaki-maki karena Bayaran Kurang, Pria Hidung Belang Ini Aniaya PSK Online hingga Kritis
Kamis, 22 April 2021 - 17:19 WIB
loading...
Polres Tangsel memperlihatkan pelaku penganiayaan terhadap PSK online di Apartemen Green Lake View, Ciputat, Kota Tangerang Selatan. Foto/MPI/Hambali
A
A
A
TANGERANG SELATAN - Seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) kritis dianiaya pelanggannya di Apartemen Green Lake View, Ciputat, Kota Tangerang Selatan (Tangsel). Keributan itu dipicu soal pembayaran tarif yang tak sesuai dari kesepakatan.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu 14 April 2021 sekira pukul 08.30 WIB. Pelaku berinisial DC alias J (28), memesan pelayanan seks melalui aplikasi Michat. Lalu disepakatilah pertemuan di salah satu kamar apartemen dengan tarif Rp300.000.
"Setelah selesai berhubungan, tersangka hanya membayar Rp150.000 karena tak punya uang. Korban marah tak terima, hingga terjadilah keributan," kata Kapolres Tangsel , AKBP Iman Imanuddin, Kamis (22/04/21).
Pelaku yang juga berprofesi sebagai sekuriti perumahan lantas mencabut pisau yang telah dibawa sebelumnya di dalam sweater. Kemudian menusukkan pisau hingga 14 kali di bagian perut dan dada korban. Baca: Bunuh Korban Pakai Celurit di Arena Futsal Kalideres, Mahasiswa Ini Bilang Sering Diserang
"Terjadilah penusukan atau penganiayaan oleh tersangka. Korban menderita luka tusuk 14 kali di bagian perut dan dada," jelasnya. Pelaku sendiri telah menyiapkan pisau saat berangkat menuju apartemen. Motifnya adalah untuk berjaga-jaga mana kala sang PSK tak terima dibayar di bawah harga kesepakatan.
Peristiwa itu terjadi pada Rabu 14 April 2021 sekira pukul 08.30 WIB. Pelaku berinisial DC alias J (28), memesan pelayanan seks melalui aplikasi Michat. Lalu disepakatilah pertemuan di salah satu kamar apartemen dengan tarif Rp300.000.
"Setelah selesai berhubungan, tersangka hanya membayar Rp150.000 karena tak punya uang. Korban marah tak terima, hingga terjadilah keributan," kata Kapolres Tangsel , AKBP Iman Imanuddin, Kamis (22/04/21).
Pelaku yang juga berprofesi sebagai sekuriti perumahan lantas mencabut pisau yang telah dibawa sebelumnya di dalam sweater. Kemudian menusukkan pisau hingga 14 kali di bagian perut dan dada korban. Baca: Bunuh Korban Pakai Celurit di Arena Futsal Kalideres, Mahasiswa Ini Bilang Sering Diserang
"Terjadilah penusukan atau penganiayaan oleh tersangka. Korban menderita luka tusuk 14 kali di bagian perut dan dada," jelasnya. Pelaku sendiri telah menyiapkan pisau saat berangkat menuju apartemen. Motifnya adalah untuk berjaga-jaga mana kala sang PSK tak terima dibayar di bawah harga kesepakatan.
Lihat Juga :