PPI Mediasi OKP hingga Mahasiswa Deklarasi Tolak Paham Radikalisme
Rabu, 21 April 2021 - 21:03 WIB
loading...
A
A
A
"Rata-rata pelaku teror adalah orang berusia muda. Maka dari itu, keberadaan OKP berbasis keagamaan dan kebangsaan, bisa menjadi ujung tombak dalam melakukan gerakan menangkal radikalisme," ujar Kasman.
Ketua Bidang Pengkaderan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Makassar, Stenly Putra Salu menyebutkan bahwa radikalisme tidak terlepas dari pemahaman nilai-nilai kebangsaan yang kurang. Pemuda butuh penguatan untuk menyatukan pemikiran bagaimana masyarakat memberi pemahaman agar terhindar dari penyebaran radikalisme .
"Jika kita melihat aksi teror di tanah air, itu bukanlah produk agama tertentu, dan murni sebagai aksi kejahatan kemanusian yang perlu diperangi bersama," sebut Stenly.
Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHDI) Makassar, Gangga Datta menyampaikan dalam ajaran manapun tindakan radikal adalah bukan ajaran agama manapun.
"Nilai Pancasila sepertinya perlu lagi diperkuat digaungkan dalam lingkungan kampus atau sekolah, untuk menghindari penyebarannya sejak dini," jelasnya.
Ketua Bidang Pengkaderan Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) Makassar, Stenly Putra Salu menyebutkan bahwa radikalisme tidak terlepas dari pemahaman nilai-nilai kebangsaan yang kurang. Pemuda butuh penguatan untuk menyatukan pemikiran bagaimana masyarakat memberi pemahaman agar terhindar dari penyebaran radikalisme .
"Jika kita melihat aksi teror di tanah air, itu bukanlah produk agama tertentu, dan murni sebagai aksi kejahatan kemanusian yang perlu diperangi bersama," sebut Stenly.
Ketua Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma (KMHDI) Makassar, Gangga Datta menyampaikan dalam ajaran manapun tindakan radikal adalah bukan ajaran agama manapun.
"Nilai Pancasila sepertinya perlu lagi diperkuat digaungkan dalam lingkungan kampus atau sekolah, untuk menghindari penyebarannya sejak dini," jelasnya.
Lihat Juga :