Di Tengah Pandemi COVID-19, Polres Enrekang Luncurkan Dua Program Inovatif

loading...
Di Tengah Pandemi COVID-19, Polres Enrekang Luncurkan Dua Program Inovatif
Polres Enrekang meluncurkan inovasi baru yaitu Program Syiar Ramadhan dan Program Anti Pekat (penyakit masyarakat)
ENREKENG - Polres Enrekang meluncurkan inovasi baru yaitu Program Syiar Ramadhan dan Program Anti Pekat (penyakit masyarakat). Program ini diresmikan langsung Kapolres Enrekang AKBP Dr. Andi Sinjaya, SH,S.IK,MH .

Andi Sinjaya menjelaskan program syiar ramadhan ini dibentuk untuk menyampaikan kepada masyarakat tentang beribadah yang sejalan dengan protokol kesehatan, sekaligus untuk mencegah, mengurangi penyebaran dan melindungi masyarakat dari risiko COVID-19. Program Ini dilaksanakan dengan pendekatan Kepolisian Preemtif & Preventif.

Baca juga: Paniel Kogoya Jual Senjata M16 dan SS1 ke OPM Wilayah Nduga Papua Senilai Rp1 Miliar

Program Syiar ramadhan ini juga sejalan dengan surat edaran Menteri Agama Republik Indonesia Nomor : SE. 03 TAHUN 2021 Tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri Tahun 1442 Hijriyah/2021.

Program yang kedua yakni program anti pekat (penyakit masyarakat) diantaranya menyasar seperti balapan liar (Bali), knalpot racing, tawuran, petasan, dan minuman keras (miras). Dimana pendekatan kepolisian yg digunakan selain preventif namun juga represif secara selektif prioritas.



Berdasarkan analisis lapangan penyakit masyarakat ini muncul di saat Ramadhan yang tentunya sangat mengganggu ketentraman masyarakat.

"Kedua Program ini baik Syiar Ramadhan maupun Anti Pekat (penyakit masyarakat) bertujuan untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 serta menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif saat melaksanakan ibadah di Bulan Ramadhan," jelasnya.

Kapolres Enrekang juga menghimbau kepada masyarakat untuk tidak melakukan mudik lebaran. “Larangan mudik ini telah disampaikan oleh pemerintah dan berlaku sejak tanggal 06 Mei sampai dengan 17 Mei 2021. Hal ini dilakukan agar tidak terjadi lagi lonjakan kasus terpapar COVID-19, yang mana kita ketahui bersama bahwa saat ini pandemi COVID-19 masih berlangsung," terangnya.

Baca juga: BBM Langka di Lembata, Antrean Mobil Capai 1 Kilometer, Harga Eceren Rp50 Ribu Sebotol

"Mudah-mudahan kehadiran program ini diharapkan mampu memberikan arahan kepada masyarakat tentang pentingnya mematuhi protokol kesehatan," harapnya.
(msd)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top