Realisasi Penerimaan Pajak Bapenda Makassar Capai Rp195 Miliar
Selasa, 20 April 2021 - 08:15 WIB
loading...
Realisasi Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mencapai Rp195 miliar. Foto: Ilustrasi
A
A
A
MAKASSAR - Realisasi Pajak Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Makassar mencapai Rp195 miliar atau hampir mencapai 15% dari target. Jumlah itu meningkat dari laporan terkahir triwulan pertama per 15 Maret yaitu sebesar Rp120 miliar.
Mengingat masih awal tahun, realisasi dilaporkan masih cukup jauh dari target tahun 2021 yaitu Rp1,3 triliun. Sektor Pariwisata dikalkulasi menjadi sektor yang realisasinya masih minim. Hal itu diutarakan Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan.
Sebagai contoh, realisasi pajak hotel saat ini baru mencapai Rp16 miliar, sedangkan target mencapai Rp70 miliar. Demikian pula pajak hiburan dilaporkan baru mencapai Rp2,3 miliar dari target Rp67 miliar. Meski minim, realisasi terhitung menunjukkan tren positif dibanding tahun lalu yang sama sekali tidak ada setoran.
"Jadi kalau saya liat ini memang sekarang masih Covid yah hotel harus kita push, jadi semua bermuara ke pariwisata yang berafiliasi seperti restoran, hotel, hiburan, itu memang masih berdampak, walaupun trennya sekarang sudah positif kan," jelas Irwan.
Baca Juga: Bapenda Makassar Beri Penghargaan Atas Kepatuhan Wajib Pajak
Dia menargetkan, pemulihan pajak pariwisata dapat secepatnya normal pada triwulan ketiga. Hal ini juga diharapkan mampu mengejar target ketertinggalan realisasi pajak tahun lalu. Diketahui realisasi sempat di-adjustment menjadi Rp850 miliar dari target Rp1,7 triliun.
Mengingat masih awal tahun, realisasi dilaporkan masih cukup jauh dari target tahun 2021 yaitu Rp1,3 triliun. Sektor Pariwisata dikalkulasi menjadi sektor yang realisasinya masih minim. Hal itu diutarakan Kepala Bapenda Makassar, Irwan Adnan.
Sebagai contoh, realisasi pajak hotel saat ini baru mencapai Rp16 miliar, sedangkan target mencapai Rp70 miliar. Demikian pula pajak hiburan dilaporkan baru mencapai Rp2,3 miliar dari target Rp67 miliar. Meski minim, realisasi terhitung menunjukkan tren positif dibanding tahun lalu yang sama sekali tidak ada setoran.
"Jadi kalau saya liat ini memang sekarang masih Covid yah hotel harus kita push, jadi semua bermuara ke pariwisata yang berafiliasi seperti restoran, hotel, hiburan, itu memang masih berdampak, walaupun trennya sekarang sudah positif kan," jelas Irwan.
Baca Juga: Bapenda Makassar Beri Penghargaan Atas Kepatuhan Wajib Pajak
Dia menargetkan, pemulihan pajak pariwisata dapat secepatnya normal pada triwulan ketiga. Hal ini juga diharapkan mampu mengejar target ketertinggalan realisasi pajak tahun lalu. Diketahui realisasi sempat di-adjustment menjadi Rp850 miliar dari target Rp1,7 triliun.
Lihat Juga :