Tongkang Bertangki Coselle, Permudah Distribusikan Gas Bumi di Wilayah Timur
Senin, 19 April 2021 - 17:19 WIB
loading...
Rancangan kapal tongkang bertangki coselle ini bisa mendistribusikan permintaan gas bumi di wilayah timur Indonesia. Foto/Ist.
A
A
A
SURABAYA - Kondisi geografis yang ekstrem di wilayah timur Indonesia, membuat distribusi hasil produksi gas bumi kurang ekonomis. Para mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang sebuah kapal tongkang bertangki coselle untuk mendistribusikan permintaan gas bumi di wilayah timur Indonesia.
Baca juga: Tumbuh 10%, Realisasi Penjualan Gas Bumi PGN Awal 2021 Lebihi Target
Para mahasiswa yang terdiri atas Mujadid Aldin Albasyir, Adiv Gayu Athallah, dan Annisa Aulia yang tergabung dalam sebuah kelompok bernama Anglung Team. Ketiganya merupakan mahasiswa Departemen Teknik Kelautan, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS. Mereka menginovasikan sebuah kapal tongkang dengan Winged Air Induction Pipe (WAIP) sebagai Air Lubrication System.
Mujadid Aldin Albasyir selaku ketua tim menuturkan, inovasi tersebut diangkat dari potensi wilayah timur Indonesia yang memiliki produksi gas bumi kurang lebih 1.000-1.500 MMSCFD dan 87 persennya diekspor ke negara lain.
Baca juga: Tumbuh 10%, Realisasi Penjualan Gas Bumi PGN Awal 2021 Lebihi Target
Para mahasiswa yang terdiri atas Mujadid Aldin Albasyir, Adiv Gayu Athallah, dan Annisa Aulia yang tergabung dalam sebuah kelompok bernama Anglung Team. Ketiganya merupakan mahasiswa Departemen Teknik Kelautan, Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS. Mereka menginovasikan sebuah kapal tongkang dengan Winged Air Induction Pipe (WAIP) sebagai Air Lubrication System.
Mujadid Aldin Albasyir selaku ketua tim menuturkan, inovasi tersebut diangkat dari potensi wilayah timur Indonesia yang memiliki produksi gas bumi kurang lebih 1.000-1.500 MMSCFD dan 87 persennya diekspor ke negara lain.
Lihat Juga :