Progres Pembebasan Lahan Rel Kereta Api di Maros Capai 63,8 Persen
Minggu, 18 April 2021 - 16:57 WIB
loading...
Pembebasan lahan kereta api di Maros sudah mencapai 63,8 persen. Foto: Sindonews/dok
A
A
A
MAROS - Progres pembebasan lahan jalur rel kereta api di Kabupaten Maros sudah mencapai 63,8 persen. Khusus di Kabupaten Maros panjang jalur rel kereta api yang tengah dibangun sekitar 22 kilometer.
Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin mengatakan, untuk total bidang di Maros yang terkena pembangunan jalur rel kereta api sekitar 938 bidang. Dari 938 bidang kata dia, ada sekitar 81 bidang fasos dan fasum.
"Untuk yang sudah terbayar sekitar 540 bidang dan yang belum terbayar sekitar 317 bidang," ungkapnya.
Baca Juga: KSP Minta Proyek Kereta Api Sulsel dan MNP Segera Rampung
Sementara itu Humas Pengadilan Negeri Maros, Nasrul Kadir mengatakan, untuk data per April 2021 jumlah perkara lahan konsinyasi untuk pembangunan rel kereta api yang masuk ke pengadilan sebanyak 232 perkara. Dari data 232 itu kata dia, perkara yang dicabut 6 perkara. Kemudian yang menerima penawaran sebanyak 18 perkara.
Sekretaris Daerah Maros, Andi Davied Syamsuddin mengatakan, untuk total bidang di Maros yang terkena pembangunan jalur rel kereta api sekitar 938 bidang. Dari 938 bidang kata dia, ada sekitar 81 bidang fasos dan fasum.
"Untuk yang sudah terbayar sekitar 540 bidang dan yang belum terbayar sekitar 317 bidang," ungkapnya.
Baca Juga: KSP Minta Proyek Kereta Api Sulsel dan MNP Segera Rampung
Sementara itu Humas Pengadilan Negeri Maros, Nasrul Kadir mengatakan, untuk data per April 2021 jumlah perkara lahan konsinyasi untuk pembangunan rel kereta api yang masuk ke pengadilan sebanyak 232 perkara. Dari data 232 itu kata dia, perkara yang dicabut 6 perkara. Kemudian yang menerima penawaran sebanyak 18 perkara.
Lihat Juga :