Lukai Adat dan Agama! Pendeta Ungkap OPM Perkosa Gadis-gadis Desa di Beoga Papua
Sabtu, 17 April 2021 - 11:36 WIB
loading...
A
A
A
Pendeta Jupinus mengatakan sesungguhnya sejumlah warga masih dirundung kekhawatiran akan kemunculan KKB. Kehadiran TNI-Polri membuat Pendeta Jupinus dan warga merasa aman.
“Sekarang su aman, bapak bapak su datang, kita panggil kembali keluarga yang sudah hilang di hutan dan guru guru,” ujar Pendeta Jupinus.
Baca juga : Tokoh Papua Sebut Ulah OPM yang Membantai Warga Sipil di Kabupaten Puncak Melukai Adat
Sebelumnya Tokoh Adat Papua, yang juga merupakan Ondofolo Sentani, Yanto Eluay, mengatakan, serangkaian kekejaman yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau yang lebih dikenal Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap guru, tukang ojek, dan anak sekolah di Kabupaten Puncak, melanggar norma adat dan mencoreng wajah adat.
“Sekarang su aman, bapak bapak su datang, kita panggil kembali keluarga yang sudah hilang di hutan dan guru guru,” ujar Pendeta Jupinus.
Baca juga : Tokoh Papua Sebut Ulah OPM yang Membantai Warga Sipil di Kabupaten Puncak Melukai Adat
Sebelumnya Tokoh Adat Papua, yang juga merupakan Ondofolo Sentani, Yanto Eluay, mengatakan, serangkaian kekejaman yang dilakukan oleh kelompok kriminal bersenjata (KKB) atau yang lebih dikenal Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat (TPNPB) Organisasi Papua Merdeka (OPM) terhadap guru, tukang ojek, dan anak sekolah di Kabupaten Puncak, melanggar norma adat dan mencoreng wajah adat.
(sms)
Lihat Juga :