Romantisme Cinere, Kepala Garuda yang Siap Melejit Lagi Berkat Tol Desari dan Cijago
Senin, 19 April 2021 - 06:05 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun 2007, Kecamatan Cinere terbentuk (pemekaran dari Kecamatan Limo). Kecamatan Cinere memiliki 3 kelurahan yaitu Cinere, Gandul, Pangkalan Jati, dan Pangkalan Jati Baru.
Rumah di Cinere Lebih Mewah
Pada tahun 1979 di wilayah Cinere sebuah pengembang swasta yang menguasai lahan yang kini luasnya telah mencapai 300 hektare membangun perumahan. Sementara, di Depok pada 1976 Perum Perumnas (milik pemerintah) sudah memulai pembangunan perumnas pertama di Indonesia.
Di perumnas Depok rumah-rumah yang dibangun ditujukan untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah, sementara di kaveling permukiman Cinere, rumah-rumah yang dibangun justru untuk pasar dari kelompok masyarakat menengah ke atas.
Baca juga: Mobil Jadul Tjahjo Kumolo Sedot Perhatian saat Resmikan Mal Layanan Publik di Tangsel
Dua wilayah permukiman ini umumnya dihuni oleh eks warga Jakarta. Namun, rumah-rumah yang dibangun di kawasan Cinere lebih berkualitas dan lebih mewah, maka dengan sendirinya warga Jakarta lebih memfavoritkan Cinere sebagai daerah hunian dibanding Depok.
Seiring dengan perkembangan zama, dua wilayah awal perumahan ini terus membentuk jatidirinya masing-masing. Wilayah perumahan Depok kemudian diunggulkan ketika akses ke Depok lebih baik dibandingkan wilayah Cinere. Apalagi dengan kehadiran Universitas Indonesia (UI) di Depok, maka popularitas wilayah perumahan Depok kian melejit dibandingkan Cinere.
Rumah di Cinere Lebih Mewah
Pada tahun 1979 di wilayah Cinere sebuah pengembang swasta yang menguasai lahan yang kini luasnya telah mencapai 300 hektare membangun perumahan. Sementara, di Depok pada 1976 Perum Perumnas (milik pemerintah) sudah memulai pembangunan perumnas pertama di Indonesia.
Di perumnas Depok rumah-rumah yang dibangun ditujukan untuk kalangan masyarakat menengah ke bawah, sementara di kaveling permukiman Cinere, rumah-rumah yang dibangun justru untuk pasar dari kelompok masyarakat menengah ke atas.
Baca juga: Mobil Jadul Tjahjo Kumolo Sedot Perhatian saat Resmikan Mal Layanan Publik di Tangsel
Dua wilayah permukiman ini umumnya dihuni oleh eks warga Jakarta. Namun, rumah-rumah yang dibangun di kawasan Cinere lebih berkualitas dan lebih mewah, maka dengan sendirinya warga Jakarta lebih memfavoritkan Cinere sebagai daerah hunian dibanding Depok.
Seiring dengan perkembangan zama, dua wilayah awal perumahan ini terus membentuk jatidirinya masing-masing. Wilayah perumahan Depok kemudian diunggulkan ketika akses ke Depok lebih baik dibandingkan wilayah Cinere. Apalagi dengan kehadiran Universitas Indonesia (UI) di Depok, maka popularitas wilayah perumahan Depok kian melejit dibandingkan Cinere.
Lihat Juga :