RSUP Dr Sardjito dan UGM Kembangkan Stem Cell COVID-19
Jum'at, 16 April 2021 - 19:40 WIB
loading...
A
A
A
"Hasil ini semakin mendorong Tim Stem Cell RSUP Dr Sardjito untuk mengembangkan penelitian stem cell pada COVID-19 ini dalam bentuk uji klinik," kata Rusdy Ghazali saat kick off pelayanan berbasis penelitian terapi COVID-19 dengan stem cell di RSUD Dr Sardjito , Jumat (16/4/2021).
Rusdy menjelaskan, hingga saat ini penelitian ini telah merekrut sembilan pasien dengan hasil yang masih dalam tahap evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode uji klinik acak buta ganda terkontrol (randomized, double-blind, placebo-controlled trial) yang merupakan standar tertinggi untuk penelitian obat pada manusia. Stem cell yang digunakan berasal dari tali pusat bayi yang didonorkan.
Tali pusat tersebut diolah, diambil stem cell di dalamnya dan dikembangkan oleh lab mitra RSUP Dr Sardjito, yaitu Lab Regenic milik PT Bifarma Adiluhung yang berkedudukan di Jakarta. Pemrosesan stem cell ini telah mengikuti standar pembuatan obat yang baik (good manufacturing practice/GMP) sesuai standar BPOM.
Stem cell yang berasal dari tali pusat terkenal memiliki keunggulan karena jarang menimbulkan reaksi alergi disamping memiliki kemampuan yang baik dalam mengontrol peradangan di tubuh dan memperbaiki kerusakan sel.
Kemampuan stem cell dalam mengontrol peradangan dan memperbaiki kerusakan sel paru ini yang diduga berperan dalam pengobatan stem cell pada pasien COVID-19. "Penelitian di RSUP Dr Sardjito ini stem cell diberikan menggunakan jalur infus intravena (IV) dengan dosis 1 juta sel/kg berat badan," paparnya.
Rusdy menjelaskan, hingga saat ini penelitian ini telah merekrut sembilan pasien dengan hasil yang masih dalam tahap evaluasi. Penelitian ini menggunakan metode uji klinik acak buta ganda terkontrol (randomized, double-blind, placebo-controlled trial) yang merupakan standar tertinggi untuk penelitian obat pada manusia. Stem cell yang digunakan berasal dari tali pusat bayi yang didonorkan.
Tali pusat tersebut diolah, diambil stem cell di dalamnya dan dikembangkan oleh lab mitra RSUP Dr Sardjito, yaitu Lab Regenic milik PT Bifarma Adiluhung yang berkedudukan di Jakarta. Pemrosesan stem cell ini telah mengikuti standar pembuatan obat yang baik (good manufacturing practice/GMP) sesuai standar BPOM.
Stem cell yang berasal dari tali pusat terkenal memiliki keunggulan karena jarang menimbulkan reaksi alergi disamping memiliki kemampuan yang baik dalam mengontrol peradangan di tubuh dan memperbaiki kerusakan sel.
Kemampuan stem cell dalam mengontrol peradangan dan memperbaiki kerusakan sel paru ini yang diduga berperan dalam pengobatan stem cell pada pasien COVID-19. "Penelitian di RSUP Dr Sardjito ini stem cell diberikan menggunakan jalur infus intravena (IV) dengan dosis 1 juta sel/kg berat badan," paparnya.
Lihat Juga :