Tak Terima Disebut Habib Rizieq Memberikan Keterangan Bohong, Begini Kata Bima Arya

Rabu, 14 April 2021 - 16:57 WIB
loading...
Tak Terima Disebut Habib...
Wali Kota Bogor Bima Arya membantah tudingan Habib Rizieq yang menyebut dirinya memberikan keterangan bohong dalam persidangan di PN Jakarta Timur, hari ini. Foto: SINDOnews/Okto Rizki Alpino
A A A
JAKARTA - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto membantah tudingan Habib Rizieq Shihab yang menyebut dirinya memberikan keterangan bohong saat bersaksi dalam persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Rabu (14/4/2021).

Bima mengatakan, semua keterangan yang diutarakan di ruang persidangan sudah berdasarkan runtutan saat Habib Rizieq Shihab dirawat di RS UMMI Bogor pada November 2020 lalu. Menurutnya, pihak RS UMMI lah yang tidak kooperatif dalam memberikan keterangan kesehatan terdakwa kala itu.

Baca juga: Habib Rizieq Naik Pitam dengar Kesaksian Wali Kota Bogor Bima Arya: Dia Berbohong!

"Saya katakan, bahwa apa yang Habib sampaikan di rumah sakit UMMI bahwa Beliau sehat itu tidak sesuai, karena indikasi Covid-19 ada. Tim dokter pun menyampaikan bahwa waktu dia di rumah sakit UMMI, antigen sudah positif," kata Bima di Pengadilan Negeri Jakarta Timur.



Bima menuturkan, sebagai Ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor, berhak mengetahui kondisi itu sebagai langkah mengantisipasi penyebaran Covid-19 di wilayahnya.

"Kalaupun hanya suspect, dilaporkan, treatment-nya beda. Kalaupun Habib waktu itu masih antigen yang penting dilaporkan saja, maka treatment-nya beda. Yang penting prosesnya bukan outputnya," tandasnya.

Baca juga: Kuasa Hukum Habib Rizieq: Kasus Swab Test RS UMMI Perkara Politis yang Dipaksakan

Dikatakan Bima, seandainya saat itu pihak RS UMMI Bogor kooperatif melaporkan hasil tes swab Rizieq maka pihaknya tidak bakal melaporkan RS ke Polres Bogor karena dianggap menghalangi kerja Gugus Tugas Penanganan Covid-19.

Padahal, lanjut dia, Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Kota Bogor sudah berkoordinasi dengan pihak RS UMMI dan keluarga Rizieq Shihab terkait hasil tes swab dan masalah perawatan.

"Semua sudah kita maksimalkan, silahturahmi langsung ke RS UMMI. Saya minta pihak RS UMMI kerja sama, kemudian juga dijelaskan bahwa ini harus hati-hati. Saya sampaikan ke dokter Andi Tatat (Dirut RS UMMI) juga, ini sensitif, tidak boleh salah melangkah," tuturnya.

Diketahui, Habib Rizieq melayangkan pertanyaan bertubi-tubi kepada Bima Arya saat sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Timur, harin ini.

Dalam persidangan Habib Rizieq menilai Bima Arya banyak memberikan kesaksian palsu sehingga, mantan Imam FPI itu naik pitam.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sidang Kasus Tudingan...
Sidang Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi Digelar di PN Jakarta Timur
Sidang Tuntutan Dalang...
Sidang Tuntutan Dalang Pembunuhan Kacab Bank Ditunda
Wamendagri: Kepemimpinan...
Wamendagri: Kepemimpinan Adaptif dan Inovatif di Daerah Sangat Penting
Rekomendasi
Portugal Difavoritkan,...
Portugal Difavoritkan, Ronaldo Dituntut Pecah Telur
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Purbaya Santai Tanggapi...
Purbaya Santai Tanggapi Risiko Pencucian Uang di Patriot Bond: Bisa Dipakai Bangun Ekonomi
Berita Terkini
Peserta Jumtek PMR-Relawan...
Peserta Jumtek PMR-Relawan Antusias Adu Tangkas Tandu Darurat hingga Belajar Bahasa Isyarat
Ketua PMI DKI Jakarta:...
Ketua PMI DKI Jakarta: Relawan Muda Garda Terdepan yang Siap Go Internasional
Pegadaian CPS Pondok...
Pegadaian CPS Pondok Aren Gelar Pengobatan Gratis bagi Ratusan Masyarakat
Ini Penampakan Taufik...
Ini Penampakan Taufik Hidayat usai Ditangkap Polisi, Tangan Diborgol Tali Ties
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved