Napi Meninggal di Rutan, Polda Kepri: Ada Tanda-tanda Kekerasan

Rabu, 14 April 2021 - 05:57 WIB
loading...
Napi Meninggal di Rutan,...
Rutan Kelas II A Batam. Foto SINDOnews
A A A
BATAM - Seorang Narapidana (Napi) di Rutan Kelas II A Batam yakni Siprianus Apiatus (27) meninggal dunia pada Sabtu (10/4/21). Menurut Kepala Rumah Tahanan (Rutan) Kelas II A Batam, Kepri Yan Patmos warga binaannya tersebut meninggal dunia, diduga karena sakit maag yang dideritanya.

Diketahui, Siprianus dihukum 1 tahun 6 bulan di Rutan Kelas II A Batam karena pasal penganiayaan. Sudah hampir 1 tahun dilalui oleh Siprianus dan beberapa hari sebelum meninggal yang bersangkutan sedang mengurus Pembebasan Bersyarat (PB). Baca juga: Napi Lapas Cikarang Kendalikan Peredaran Sabu, Pengiriman Pakai Jasa Ojek Online

Dikatakannya bahwa pihak Rutan sudah memberikan pertolongan medis dan berupaya untuk menyelamatkan yang bersangkutan sebelum meninggal. Diceritakannya bahwa yang bersangkutan pertama mengeluh sakit sejak Kamis (8/4/21), saat itu korban mengalami muntah. Kemudian mendapat perawatan di klinik Rutan pada Jumat (9/4/21) karena yang bersangkutan mengeluh sakit lagi.

"Waktu itu, yang bersangkutan sempat dibawa ke klinik Rutan, sempat merasa baikan akhirnya dibawa kembali ke selnya pada Jumat (9/4/21) itu, dan sempat dikerok badannya oleh teman-temannya satu sel," kata Yan saat ditemui, Selasa (13/4/21).

Kemudian pada Sabtu (10/4/21) pagi Siprianus mengeluh sakit lagi dan dilarikan ke RSUD Batam untuk mendapat tindakan medis. Sempat dirawat beberapa jam akhirnya dinyatakan meninggal. "Kami beritahukan pada pihak keluarga bahwa Siprianus meninggal, keluarganya merasa tidak terima hingga melaporkan peristiwa kematian itu ke Polisi," katanya.

Menurutnya, hal tersebut sah-sah saja, karena pihak keluarga merasa ada kejanggalan. Pihak Rutan pun dikatakannya telah menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP) dan sesuai aturan tentang kemasyarakatan warga binaan Rutan.

"Dalam hal ini, Rutan telah taat hukum dan taat azas kemanusiaan. Karena setiap napi yang sedang menjalani pembinaan di Rutan, apabila mengalami sakit wajib mendapat perawatan medis. Seandainya meningal dunia, perlu penanganan hukum yang jelas dan mendalam, untuk insiden ini kami menghormati langkah pihak keluarga yang akan menempuh jalur hukum," pungkasnya. Baca juga: Sadis, Pemuda Ini Tega Tikam Leher IRT di Lutra Hingga Tewas Gegara Tersinggung

Sementara itu, pihak keluarga korban mengaku tak terima dan menempuh jalur hukum untuk mencari keadilan atas apa yang menimpa korban. Kuasa Hukum korban Natalis Zega mengatakan, keluarga merasa ada kejanggalan pada kematian korban. "Dari hasil visum yang dilakukan oleh tim medis diketahui ada sejumlah lebam ditubuh korban. Pihak Rutan menyatakan korban meninggal karena sakit maag dan itu dibantah oleh keluarga," katanya.

Sementara itu, Kabid Dokkes Polda Kepri Kombes Pol dr Muhammad Haris mengatakan, berdasarkan hasil autopsi yang dilakukan diketahui ada tanda-tanda kekerasan terhadap Siprianus. "Luka dilehernya itu seperti ada tanda-tanda kekerasan," ujarnya, Selasa (13/4/21) malam.

Haris juga mengatakan, bahwasanya korban juga memiliki penyakit bawaan. Namun, penyakit bawaannya ini yakni paru-paru dan ginjal. "Ada penyakit bawaannya juga yang bersangkutan ini," pungkasnya.
(don)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Napi Korupsi Melipir...
Napi Korupsi Melipir ke Coffee Shop, Ditjenpas Buka Suara
Rayakan Nyepi, Warga...
Rayakan Nyepi, Warga Binaan Lapas Lombok Barat Gelar Pawai Ogoh-ogoh
Kronologi Penganiayaan...
Kronologi Penganiayaan Napi Lapas Blitar hingga Koma 3 Hari dan Berujung Kematian
Gempar! Napi di Lapas...
Gempar! Napi di Lapas Blitar Diduga Dianiaya hingga Koma 3 Hari
Terjerat Kasus Hukum,...
Terjerat Kasus Hukum, Warga Binaan Rutan Malendeng Ini Tetap Dapat BLT Kesra
Rutan Jadi Markas Love...
Rutan Jadi Markas Love Scamming Rp1,4 Miliar, DPR: Petugas yang Terlibat Harus Dihukum Berat
1 WNI Terlibat Sindikat...
1 WNI Terlibat Sindikat Judol Ditahan di Rutan Bareskrim
Kemnaker Bakal Salurkan...
Kemnaker Bakal Salurkan Mantan Narapidana ke Pasar Kerja
Rekomendasi
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Timnas Indonesia Gagal...
Timnas Indonesia Gagal ke Final Piala AFF U-19 Usai Dikalahkan Australia
Lewat Program Pondasi,...
Lewat Program Pondasi, Brahma Binabakti Renovasi Rumah Tak Layak di Muaro Jambi
Berita Terkini
GTV Targetkan Ribuan...
GTV Targetkan Ribuan Peserta Liga Bintang Juara, Siapkan Babak Nasional di Jakarta
Kadisdik Tangerang:...
Kadisdik Tangerang: Liga Bintang Juara Jadi Ajang Pemerataan dan Kreativitas Siswa
Wali Kota Tangerang...
Wali Kota Tangerang Apresiasi Liga Bintang Juara, Dorong Generasi Berpikir Cepat dan Tepat
Kembangkan Kasus Gading...
Kembangkan Kasus Gading Gajah, Polda Riau Telusuri Aliran Dana Rp1,8 Miliar
Pramono Buka Jakarta...
Pramono Buka Jakarta Fair Kemayoran 2026, Transaksi UMKM Ditarget Capai Rp8 Triliun
Beri Semangat Anak Pejuang...
Beri Semangat Anak Pejuang Leukemia, Polres Jakpus Wujudkan Harapan Deni Jadi Polisi Cilik
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved