Pasar Terbakar Jelang Ramadhan, Sungguh Pukulan Berat bagi Pedagang
Selasa, 13 April 2021 - 16:53 WIB
loading...
Kebakaran di Blok C Pasar Minggu, Jakarta Selatan pada Selasa (13/4/2021) malam. Foto: MPI/Carlos Roy Fajarta
A
A
A
JAKARTA - Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (IKAPPI) meminta Pemprov DKI Jakarta segera mempercepat pembangunan lokasi penampungan bagi pedagang yang terimbas kebakaran , baik di Pasar Kambing Jakarta Pusat, maupun Pasar Inpres Pasar Minggu Jakarta Selatan.
Baca juga: Penyebab Kebakaran Pasar Inpres Pasar Minggu Diduga Akibat Korsleting Listrik
"Kita tahu kebakaran di bulan Ramadhan merupakan pukulan berat bagi pedagang pasar. Jika itu tidak diantisipasi dengan baik akan menimbulkan kerugian yang cukup besar," ujar Ketua Dewan Pimpinan Wilayah IKAPPI DKI Jakarta, Miftahudin, Selasa (13/4/2021).
IKAPPI sudah mendorong agar Pemprov DKI mengambil alih upaya percepatan pembangunan penampungan. Sebab jika terlalu larut, pedagang akan merugi mengingat ini bulannya "panen" bagi pedagang. "Sehingga, kami berharap agar Pemprov lebih cepat dan responsif terhadap upaya-upaya penanganan," bebernya.
Baca juga: Malam Pertama Ramadhan, Kebakaran Pasar Inpres Pasar Minggu Jadi Tontonan Warga
DPW IKAPPI juga telah mengeluarkan surat imbauan ke seluruh pasar yang ada di DKI Jakarta untuk melakukan upaya-upaya kewaspadaan dan pencegahan kebakaran di bulan suci Ramadhan 2021.
"Menjelang Lebaran sudah dua pasar yang terbakar, yaitu di Pasar Kambing Tanah Abang dengan jumlah kerugian sekitar Rp1 miliar lebih dan berikutnya semalam terjadi di Pasar Minggu," tuturnya.
Baca juga: Kerugian Kebakaran Pasar Kambing Tanah Abang Capai Rp1 Miliar
Untuk itu, pihaknya mendorong kelompok-kelompok pedagang agar melakukan ronda keliling di setiap sore dan malam hari setelah pasar tutup, serta melakukan konsolidasi ke pedagang-pedagang di tiap-tiap blok. Pihaknya juga mendorong agar PD. Pasar Jaya mempersiapkan APAR atau penanganan kebakaran secara dini.
Baca juga: Penyebab Kebakaran Pasar Inpres Pasar Minggu Diduga Akibat Korsleting Listrik
"Kita tahu kebakaran di bulan Ramadhan merupakan pukulan berat bagi pedagang pasar. Jika itu tidak diantisipasi dengan baik akan menimbulkan kerugian yang cukup besar," ujar Ketua Dewan Pimpinan Wilayah IKAPPI DKI Jakarta, Miftahudin, Selasa (13/4/2021).
IKAPPI sudah mendorong agar Pemprov DKI mengambil alih upaya percepatan pembangunan penampungan. Sebab jika terlalu larut, pedagang akan merugi mengingat ini bulannya "panen" bagi pedagang. "Sehingga, kami berharap agar Pemprov lebih cepat dan responsif terhadap upaya-upaya penanganan," bebernya.
Baca juga: Malam Pertama Ramadhan, Kebakaran Pasar Inpres Pasar Minggu Jadi Tontonan Warga
DPW IKAPPI juga telah mengeluarkan surat imbauan ke seluruh pasar yang ada di DKI Jakarta untuk melakukan upaya-upaya kewaspadaan dan pencegahan kebakaran di bulan suci Ramadhan 2021.
"Menjelang Lebaran sudah dua pasar yang terbakar, yaitu di Pasar Kambing Tanah Abang dengan jumlah kerugian sekitar Rp1 miliar lebih dan berikutnya semalam terjadi di Pasar Minggu," tuturnya.
Baca juga: Kerugian Kebakaran Pasar Kambing Tanah Abang Capai Rp1 Miliar
Untuk itu, pihaknya mendorong kelompok-kelompok pedagang agar melakukan ronda keliling di setiap sore dan malam hari setelah pasar tutup, serta melakukan konsolidasi ke pedagang-pedagang di tiap-tiap blok. Pihaknya juga mendorong agar PD. Pasar Jaya mempersiapkan APAR atau penanganan kebakaran secara dini.
(thm)
Lihat Juga :