Antisipasi Kenaikan Harga Kepokmas, Ridwan Kamil Siap Gelar Operasi Pasar
Selasa, 13 April 2021 - 14:29 WIB
loading...
A
A
A
"Kalau mereka (masyarakat) sudah menjerit harga mahal, saya biasanya suka kontak Bulog gelar operasi pasar," katanya.
Sementara itu, Mendag, Muhammad Lutfi menuturkan, pantauan ke sejumlah pasar menjelang dan saat bulan suci ramadhan menjadi kegiatan rutin yang bertujuan untuk memastikan semua kepokmas dan kebutuhan penting lainnya tersedia.
"Seperti biasa menjelang dan saat ramadhan cek ke lapangan untuk memastikan semua barang pokok dan penting ada," kata Mendag.
Menurutnya, Pasar Kosambi yang merupakan pasar premium di tengah kota punya karakteristik yang sedikit berbeda dengan pasar induk dan tradisional. Meski begitu, dia memastikan bahwa secara keseluruhan, harga kepokmas di Pasar Kosambi relatif stabil, meski ada dinamika naik turun.
"Yang naik itu hanya minyak goreng," sebutnya.
Untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak goreng, kata Lutfi, pihaknya akan berberkoordinasi dengan industri untuk menambah suplai minyak goreng, sehingga harga dapat ditekan. "Semoga minggu depan sudah ada penurunan," ujarnya.
Adapun harga cabai rawit yang sempat meroket hingga menyentuh Rp120.000 perkilogram, lanjut Lutfi, kini sudah turun sekitar 20-25 persen dan dipastikan akan terus turun seiring masuknya masa panen cabai.
"Cabai sudah turun 20 sampai 25 persen dibanding minggu lalu. Tadi saya cek Rp60.000 perkilogram. Beras di Kota Bandung juga lebih murah dibandingkan harga eceran nasional serta gula stabil. Mudah-mudahan kita bisa puasa dengan tenang dan Lebaran karena harga terjangkau," katanya.
Sementara itu, Mendag, Muhammad Lutfi menuturkan, pantauan ke sejumlah pasar menjelang dan saat bulan suci ramadhan menjadi kegiatan rutin yang bertujuan untuk memastikan semua kepokmas dan kebutuhan penting lainnya tersedia.
"Seperti biasa menjelang dan saat ramadhan cek ke lapangan untuk memastikan semua barang pokok dan penting ada," kata Mendag.
Menurutnya, Pasar Kosambi yang merupakan pasar premium di tengah kota punya karakteristik yang sedikit berbeda dengan pasar induk dan tradisional. Meski begitu, dia memastikan bahwa secara keseluruhan, harga kepokmas di Pasar Kosambi relatif stabil, meski ada dinamika naik turun.
"Yang naik itu hanya minyak goreng," sebutnya.
Untuk mengantisipasi kenaikan harga minyak goreng, kata Lutfi, pihaknya akan berberkoordinasi dengan industri untuk menambah suplai minyak goreng, sehingga harga dapat ditekan. "Semoga minggu depan sudah ada penurunan," ujarnya.
Adapun harga cabai rawit yang sempat meroket hingga menyentuh Rp120.000 perkilogram, lanjut Lutfi, kini sudah turun sekitar 20-25 persen dan dipastikan akan terus turun seiring masuknya masa panen cabai.
"Cabai sudah turun 20 sampai 25 persen dibanding minggu lalu. Tadi saya cek Rp60.000 perkilogram. Beras di Kota Bandung juga lebih murah dibandingkan harga eceran nasional serta gula stabil. Mudah-mudahan kita bisa puasa dengan tenang dan Lebaran karena harga terjangkau," katanya.
Lihat Juga :