500 UMKM Sumedang Bangkit Bersama PaDi
Selasa, 13 April 2021 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
Fajrin menuturkan PT. Telkom Indonesia berkomitmen mengembangkan UMKM di Indonesia, salah satunya dengan menyediakan Pasar Digital UMKM (PadiUMKM. Platform ini dikembangkan sejak tiga tahun lalu dan baru berjalan sembilan bulan serta sudah terkoneksi ke puluhan ribu UMKM di seluruh Indonesia.
"Fitur utama dari PaDi-UMKM ini adalah menghubungkan UMKM sebagai toko atau merchand dari BUMN-BUMN di seluruh Indonesia. Saat ini sudah ada 56 BUMN yang tergabung di platform ini sehingga UMKM dapat menawarkan produk barang dan jasanya kepada 56 BUMN tsb," jelasnya.
Ia menambahkan, pihak Telkom akan terus mengembangkan agar platform ini terintergrasi dengan marketplace lain di Indonesia dan dalam waktu dekat platform ini juga akan terkoneksi dengan pasar ekspor di luar negeri.
Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dalam kesempatan yang sama mengapresiasi positif acara yang dikoordinasikan oleh YMIE tersebut. Menurutnya, acara ini merupakan bagian solusi dan ikhtiar untuk mengatasi persoalan yang dihadapi UMKM. Setidaknya ada lima persoalan klasik yang biasa dihadapi UMKM, selain pemasaran, permodalan, kapasitas pelaku UMKM, packaging dan penguatan kelembagaan.
"Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar kita untuk mengembangkan UMKM dan saya yakin kegiatan ini tidak hanya formalitas, tetapi harus dihayati, dijiwai dan dimanfaatkan dengan sebaik baiknya," kata Dony.
"Fitur utama dari PaDi-UMKM ini adalah menghubungkan UMKM sebagai toko atau merchand dari BUMN-BUMN di seluruh Indonesia. Saat ini sudah ada 56 BUMN yang tergabung di platform ini sehingga UMKM dapat menawarkan produk barang dan jasanya kepada 56 BUMN tsb," jelasnya.
Ia menambahkan, pihak Telkom akan terus mengembangkan agar platform ini terintergrasi dengan marketplace lain di Indonesia dan dalam waktu dekat platform ini juga akan terkoneksi dengan pasar ekspor di luar negeri.
Sementara itu, Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir dalam kesempatan yang sama mengapresiasi positif acara yang dikoordinasikan oleh YMIE tersebut. Menurutnya, acara ini merupakan bagian solusi dan ikhtiar untuk mengatasi persoalan yang dihadapi UMKM. Setidaknya ada lima persoalan klasik yang biasa dihadapi UMKM, selain pemasaran, permodalan, kapasitas pelaku UMKM, packaging dan penguatan kelembagaan.
"Kegiatan ini menjadi salah satu ikhtiar kita untuk mengembangkan UMKM dan saya yakin kegiatan ini tidak hanya formalitas, tetapi harus dihayati, dijiwai dan dimanfaatkan dengan sebaik baiknya," kata Dony.
Lihat Juga :