100 Hari Kerja, Bupati Maros Luncurkan Bantuan Dana Bergulir Bagi UMKM
Senin, 12 April 2021 - 16:50 WIB
loading...
Bupati Maros Chaidir Syam bersama Wakil Bupati Suhartina Bohari saat menyerahkan bantuan untuk UMKM. Foto: Istimewa
A
A
A
MAROS - Bupati Maros AS Chaidir Syam mulai merealisasikan janji-janjinya saat berkampanye pada Pilkada 2020 lalu. Salah satunya kemudahan akses bantuan dana usaha bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil Menengah (UMKM).
Peluncuran program ini digelar di Tribun Lapangan Pallantikang Senin (12/4/2021). Bantuan dana bergulir ini diberikan ke pelaku UMKM untuk mendukung pemulihan ekonomi pada masa pandemi Covid-19. Tahap pertama dana bergulir ini bekerjasama dengan Bank Sulselbar dengan nilai yang bervariasi antara Rp25 juta sampai Rp245 juta.
Beberapa usaha yang mendapat dana bergulir yakni usaha warung kopi, usaha makanan dan lainnya. “Untuk tahap awal ada enam pelaku usaha UMKM. Bedanya dengan kredit yang lain bunganya sangat kompetitif atau rendah sehingga tidak membebani pelaku UMKM ,” ujar Chaidir.
Baca Juga: Tingkatkan Kunjungan Pariwisata, Ratusan Pelaku Wisata di Maros Divaksin
Chaidir berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh UMKM agar tetap bertahan ditengah pandemi Covid-19.
“Kita tahu wabah Covid-19 menghantan perekonomian nasional dan termasuk Maros juga berimbas. Segingga diharapkan bantuan dana bergulir ini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat Maros,” paparnya.
Selain itu, juga diserahkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Presiden RI sebesar Rp1,2 juta. Bantuan ini diberikan kepada 356 pelaku usaha mikro. Berbeda dengan dana bergulir, BPUM ini bukan merupakan pinjaman dan tidak perlu dikembalikan.
Peluncuran program ini digelar di Tribun Lapangan Pallantikang Senin (12/4/2021). Bantuan dana bergulir ini diberikan ke pelaku UMKM untuk mendukung pemulihan ekonomi pada masa pandemi Covid-19. Tahap pertama dana bergulir ini bekerjasama dengan Bank Sulselbar dengan nilai yang bervariasi antara Rp25 juta sampai Rp245 juta.
Beberapa usaha yang mendapat dana bergulir yakni usaha warung kopi, usaha makanan dan lainnya. “Untuk tahap awal ada enam pelaku usaha UMKM. Bedanya dengan kredit yang lain bunganya sangat kompetitif atau rendah sehingga tidak membebani pelaku UMKM ,” ujar Chaidir.
Baca Juga: Tingkatkan Kunjungan Pariwisata, Ratusan Pelaku Wisata di Maros Divaksin
Chaidir berharap, bantuan ini dapat dimanfaatkan oleh UMKM agar tetap bertahan ditengah pandemi Covid-19.
“Kita tahu wabah Covid-19 menghantan perekonomian nasional dan termasuk Maros juga berimbas. Segingga diharapkan bantuan dana bergulir ini dapat menggerakkan perekonomian masyarakat Maros,” paparnya.
Selain itu, juga diserahkan Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) dari Presiden RI sebesar Rp1,2 juta. Bantuan ini diberikan kepada 356 pelaku usaha mikro. Berbeda dengan dana bergulir, BPUM ini bukan merupakan pinjaman dan tidak perlu dikembalikan.
Lihat Juga :