2 Guru Korban Penembakan KKB di Distrik Boega Disambut Histeris Keluarga di Makassar

Minggu, 11 April 2021 - 20:20 WIB
loading...
2 Guru Korban Penembakan...
Keluarga guru korban penembakan KKB di Puncak, Papua histeris dan tidak bisa menahan haru saat jenazah keduanya tiba di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Makassar, Minggu (11/4/2021). Foto: iNews/Wahyu Ruslan
A A A
MAKASSAR - Dua jenazah korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata ( KKB ) di Distrik Boega, Kabupaten Puncak , Provinsi Papua, disambut histeris oleh keluarga saat di Bandara Sultan Hasanuddin, Makassar, Minggu (11/4/2021) sore.

Kedatangan dua jenazah korban penembakan yang merupakan guru di daerah tersebut tiba dengan menggunakan pesawat Sriwijaya Air, setelah menempu perjalanan selama dua jam dari Timika, Papua.
2 Guru Korban Penembakan KKB di Distrik Boega Disambut Histeris Keluarga di Makassar


Baca juga: Gempar! OPM Bantai Lagi Satu Guru SMPN 1 di Beoga, Kabupaten Puncak Papua

Dua guru tersebut masing-masing bernama Yonathan Renden warga asal, Toraja Utara, sedangkan Oktovianus Rayo merupakan warga asal Tanah Toraja.

Keduanya telah bertahun-tahun mengabdikan diri sebagai guru dalam hal meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Puncak Provinsi Papua.

Keluarga tidak bisa menahan tangis haru dan histeris saat jenazah almarhum dimasukkan ke dalam mobil ambulance untuk di bawa ke kampung halamannya.

2 Guru Korban Penembakan KKB di Distrik Boega Disambut Histeris Keluarga di Makassar

Baca: Kelompok Bersenjata Tembak Mati Guru SD di Beoga Papua

Sementara itu, menurut istri Oktovianus Rayo, Natalina. Almarhum telah 10 tahun tinggal di daerah Distrik Boega, Kabupaten Puncak, Provinsi Papua, bersama empat orang anaknya.“Kami sudah tinggal lama di Distrik Boega sejak 2010 Agustus,” tuturnya kepada wartawan saat tiba di Makassar, Minggu (11/4/2021).

Dia pun mengaku masih syok atas kejadian mengerikan itu yang merenggut nyawa suaminya. “Saat kejadian saya berada di rumah, dan mendengar dua kali tembakan dari depan, ternyata suami saya sudah kena,” katanya.

Almarhum Oktovianus Roya meninggal dunia setelah tertembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang melakukan penyerangan di daerah tersebut .

2 Guru Korban Penembakan KKB di Distrik Boega Disambut Histeris Keluarga di Makassar

Baca juga: Pengecut! KKB Bakar SD, SMP dan SMA di Puncak Jaya Papua

Ketua Ikatan Keluarga Toraja, Provinsi Papua, John Rende Mangontan menyebutkan, saat ini dua guru yang menjadi korban penembakan KKB di Puncak, Papua sudah tiba di Makassar dan segera dibawa ke kampung halaman.

“Mereka memang sudah cukup lama di sana dalam pengabdian, mengabdikan diri sebagai guru dalam hal meningkatkan sumber daya manusia di Kabupaten Puncak, Provinsi Papua. Kami bersyukur karena jenazah keduanya sudah tiba di Makassar,”katanya.

Usai tiba Bandara Sultan Hasanuddin Makassar dua jenazah korban penembakan inilangsung dibawa kerumah duka di Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara, Sulawesi Selatan dengan menggunakan dua mobil ambulance dengan menempu perjalanan selama delapan jam.
(nic)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
China Bakal Bangun Pusat...
China Bakal Bangun Pusat Padi dan Sekolah Vokasi di Papua
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Gempa Magnitudo 5,4...
Gempa Magnitudo 5,4 Guncang Sarmi Papua
Update Ledakan Bom Sisa...
Update Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak Numfor Papua: 19 Orang Terluka, 55 Mengungsi
Anggota KKB Pelaku Pembakaran...
Anggota KKB Pelaku Pembakaran Perumahan Pemkab dan Penembakan Pesawat Ditangkap
Dana Otsus Papua 2026...
Dana Otsus Papua 2026 Capai Rp12,69 Triliun, Wempi Wetipo: Saatnya Evaluasi Menyeluruh
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Semangat Otsus Harus...
Semangat Otsus Harus Tercermin dalam Desain Politik Papua
Investasi Jangka Panjang:...
Investasi Jangka Panjang: Kolaborasi Pendidikan demi Masa Depan Berkelanjutan di Papua
Rekomendasi
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Rupiah Tergerus Sentimen...
Rupiah Tergerus Sentimen Eksternal, Hari Ini Berakhir Tembus Rp17.843 per USD
Sneaker Louis Vuitton...
Sneaker Louis Vuitton Combi Rancangan Pharrell Williams Dikritik, Disebut Mirip Vans Authentic
Berita Terkini
Anggota Polri dan TNI...
Anggota Polri dan TNI Gugur saat Selamatkan Anak Tenggelam di Pantai Maluku Tenggara
7 Tahun Warga Mengungsi,...
7 Tahun Warga Mengungsi, Leri Gwijangge Desak Pemerintah Akhiri Krisis Kemanusiaan di Nduga
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Bersama Ewindo Perkuat Pengembangan Pertanian Perkotaan
Tak Punya Izin, DPRD...
Tak Punya Izin, DPRD Kota Bogor Desak Pembangunan Hotel Prima Katulampa Dihentikan
Diresmikan Pramono dan...
Diresmikan Pramono dan Dudy, Stasiun JIS Resmi Beroperasi
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Tangkap Pelaku Penyekapan dan Penyiksaan Wanita di Bandung: Hukum Berat!
Infografis
Ranking FIFA Terbaru:...
Ranking FIFA Terbaru: Argentina Gusur Spanyol di Puncak, Indonesia Meroket 4 Tingkat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved