Buka Konferwil XV Fatayat NU, Wagub DKI Minta Pembinaan Anak Agar Gemar Baca Alquran
Minggu, 11 April 2021 - 14:30 WIB
loading...
A
A
A
"Selain itu pemberantasan narkoba dan HIV/AIDS, prostitusi online, mencegah KDRT, menurunkan angka perceraian, dan memberikan kesempatan kerja melalui program pelatihan kepada kaum perempuan, dan lain-lain. Fatayat NU Provinsi DKI Jakarta harus menjadi motor penggerak peningkatan SDM melalui diklat/keterampilan bagi kaum perempuan muslimah dan warga Jakarta lainnya, dengan berpegang pada prinsip al muhafazhah ‘alal qadiimis sholih, wal-akhdzu bil jadiidil ashlah. Menjaga tradisi lama yang baik, dan melakukan inovasi baru yang lebih baik," tuturnya.
Memasuki bulan suci Ramadhan, ia meminta ibu-ibu Fatayat NU DKI Jakarta meluangkan banyak waktu untuk membina anak-anak di rumah agar gemar membaca Alquran, salat lima waktu, serta melaksanakan ibadah-ibadah wajib dan sunnah lain.
"Mengenai konferensi, saya berharap dilaksanakan secara demokratis, dengan mengedepankan prinsip-prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas sesuai AD/ART Fatayat NU. Sehingga terpilih ketua umum dan terbentuk pengurus yang siap menghadapi tantangan di era globalisasi dan digitalisasi, serta mampu merumuskan program-program kerja strategis untuk menghadapi tantangan di masa datang. Fatayat NU harus terus menjadi corong aswaja, menebarkan Islam rahmatan lil ’alamin di Nusantara," tambahnya.
Sementara itu, Ketua PW Fatayat NU Provinsi DKI Jakarta, Rahayu Sri Rahmawati menyatakan, Fatayat NU siap berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Baca juga: Fatayat NU DKI Berdayakan Kaum Perempuan Bantu Topang Ekonomi Keluarga di Tengah Pandemi
"Dalam konferensi ini ada tiga calon. Kami siap mendukung program-program Pemprov DKI Jakarta. Mudah-mudahan ke depan kami bisa semakin bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta," katanya.
Memasuki bulan suci Ramadhan, ia meminta ibu-ibu Fatayat NU DKI Jakarta meluangkan banyak waktu untuk membina anak-anak di rumah agar gemar membaca Alquran, salat lima waktu, serta melaksanakan ibadah-ibadah wajib dan sunnah lain.
"Mengenai konferensi, saya berharap dilaksanakan secara demokratis, dengan mengedepankan prinsip-prinsip profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas sesuai AD/ART Fatayat NU. Sehingga terpilih ketua umum dan terbentuk pengurus yang siap menghadapi tantangan di era globalisasi dan digitalisasi, serta mampu merumuskan program-program kerja strategis untuk menghadapi tantangan di masa datang. Fatayat NU harus terus menjadi corong aswaja, menebarkan Islam rahmatan lil ’alamin di Nusantara," tambahnya.
Sementara itu, Ketua PW Fatayat NU Provinsi DKI Jakarta, Rahayu Sri Rahmawati menyatakan, Fatayat NU siap berkolaborasi dengan Pemprov DKI Jakarta. Baca juga: Fatayat NU DKI Berdayakan Kaum Perempuan Bantu Topang Ekonomi Keluarga di Tengah Pandemi
"Dalam konferensi ini ada tiga calon. Kami siap mendukung program-program Pemprov DKI Jakarta. Mudah-mudahan ke depan kami bisa semakin bersinergi dengan Pemprov DKI Jakarta," katanya.
Lihat Juga :