PT Vale Mulai Program Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai di Desa Kasintuwu Lutim
Sabtu, 10 April 2021 - 14:39 WIB
loading...
A
A
A
Penanaman menggunakan jenis tanaman HHBK, seperti jengkol, durian, rambutan, kemiri dan jenis tanaman kayu-kayuan seperti bitti dan jabon. Pemilihan jenis tanaman pokok tersebut didasarkan dari usulan masyarakat saat sosialisasi.
Baca juga: Tahun 2020, PT Vale Berhasil Catatkan EBITDA AS273,0 Juta
Berdasarkan regulasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan , penanaman dilaksanakan dengan pola intensif dan agrorestri sesuai kondisi rona awal lingkungan. Pola intensif menggunakan tanaman pokok dengan jumlah 625 batang/hektare sampai dengan 1.100 batang/hektare untuk kondisi tutupan lahan masih kurang. Sedangkan pola agroforestri menggunakan tanaman pokok dengan jumlah 400 batang/hektare di lahan yang sudah terdapat aktivitas pertanian masyarakat.
Menurut Direktur Support and Site Services PT Vale , Agus Superiadi, program rehabilitasi DAS yang dilakukan PT Vale diharapkan tidak hanya untuk melestarikan lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
“Tentunya kita semua berharap kegiatan rehabilitasi ini berjalan baik, tanaman tumbuh subur dan dirawat dengan baik sehingga hasilnya nantinya dapat dinikmati oleh pemangku kawasan dan masyarakat,” ujar Agus.
Baca juga: Tahun 2020, PT Vale Berhasil Catatkan EBITDA AS273,0 Juta
Berdasarkan regulasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan , penanaman dilaksanakan dengan pola intensif dan agrorestri sesuai kondisi rona awal lingkungan. Pola intensif menggunakan tanaman pokok dengan jumlah 625 batang/hektare sampai dengan 1.100 batang/hektare untuk kondisi tutupan lahan masih kurang. Sedangkan pola agroforestri menggunakan tanaman pokok dengan jumlah 400 batang/hektare di lahan yang sudah terdapat aktivitas pertanian masyarakat.
Menurut Direktur Support and Site Services PT Vale , Agus Superiadi, program rehabilitasi DAS yang dilakukan PT Vale diharapkan tidak hanya untuk melestarikan lingkungan, tetapi juga dapat meningkatkan perekonomian masyarakat setempat.
“Tentunya kita semua berharap kegiatan rehabilitasi ini berjalan baik, tanaman tumbuh subur dan dirawat dengan baik sehingga hasilnya nantinya dapat dinikmati oleh pemangku kawasan dan masyarakat,” ujar Agus.
Lihat Juga :