Antisipasi Bencana di Bogor, Bima Arya Minta Bantuan Dukungan Infrastruktur
Jum'at, 09 April 2021 - 17:04 WIB
loading...
Simulasi bencana banjir dan longsor di Kampung Bebek RT 02/10, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Jumat (9/4/2021). SINDOnews/Haryudi
A
A
A
BOGOR - Wali Kota Bogor , Bima Arya memimpin langsung apel dan simulasi bencana banjir dan longsor di Kampung Bebek RT 02/10, Kelurahan Kedunghalang, Kecamatan Bogor Utara, Jumat (9/4/2021).
Bersama puluhan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), unsur TNI serta Polri, Bima Arya melihat secara langsung bagaimana kesiapan petugas dalam menangani bencana.
Dalam amanatnya, Bima Arya menyampaikan bahwa bencana bukanlah hal yang harus dianggap biasa - biasa saja. Justru, kewaspadaan harus terus ditingkatkan, terutama dalam hal koordinasi lintas instansi. (Baca juga; Madrasah Aset Penting, Bima Arya: Kita Tidak Mau Anak Muda yang Maju Menjauhi Agama )
"Komunikasi ketika bencana itu datang, dan sosialisasikan kepada warga. Memang di titik ini terus dilakukan upaya untuk menyelesaikan persoalan secara permanen. Dengan meminta bantuan kepada pemerintah provinsi atau pemerintah pusat terkait dengan pembangunan infrastruktur," jelas Bima Arya.
Akan tetapi, kata dia, karena pembangunan infrastruktur ini masih berproses, tentunya kesiagaan warga yang didukung oleh kesiapan sistem koordinasi ini mutlak menjadi penting. "Hari ini kita melakukan simulasi, untuk memantapkan ketika terjadi hal - hal yang tidak diinginkan, semua sudah siap," ujarnya.
Bersama puluhan anggota Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol-PP), unsur TNI serta Polri, Bima Arya melihat secara langsung bagaimana kesiapan petugas dalam menangani bencana.
Dalam amanatnya, Bima Arya menyampaikan bahwa bencana bukanlah hal yang harus dianggap biasa - biasa saja. Justru, kewaspadaan harus terus ditingkatkan, terutama dalam hal koordinasi lintas instansi. (Baca juga; Madrasah Aset Penting, Bima Arya: Kita Tidak Mau Anak Muda yang Maju Menjauhi Agama )
"Komunikasi ketika bencana itu datang, dan sosialisasikan kepada warga. Memang di titik ini terus dilakukan upaya untuk menyelesaikan persoalan secara permanen. Dengan meminta bantuan kepada pemerintah provinsi atau pemerintah pusat terkait dengan pembangunan infrastruktur," jelas Bima Arya.
Akan tetapi, kata dia, karena pembangunan infrastruktur ini masih berproses, tentunya kesiagaan warga yang didukung oleh kesiapan sistem koordinasi ini mutlak menjadi penting. "Hari ini kita melakukan simulasi, untuk memantapkan ketika terjadi hal - hal yang tidak diinginkan, semua sudah siap," ujarnya.
Lihat Juga :