Perintah Larang Mudik, Organda DKI Prediksi Masyarakat Mudik Awal
Jum'at, 09 April 2021 - 14:21 WIB
loading...
Pemudik tampak mengantri bus di Terminal Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Organisasi Angkutan Darat (Organda) DKI Jakarta memprediksi akan ada gelombang mudik lebih awal sebelum periode pelarangan mudik oleh pemerintah pusat pada 6-17 Mei 2021. Warga diperkirakan akan mencari celah agar bisa berkumpul bersama keluarga pada Hari Raya Idul Fitri 2021.
"Setiap ada aturan ada celahnya saja. Sama seperti dilarang mudik dari tanggal 6-17, ya dia mudiknya sebelum tanggal 6, nanti dia pulang setelah tanggal 17," kata Ketua DPD Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (9/4/2021).
Shafruhan menuturkan, pekerja di DKI Jakarta diprediksi akan mendominasi mudik lebih awal ini. Sebab, kalangan pegawai negeri maupun pegawai swasta akan dibatasi dengan kebijakan cuti. Sedangkan pekerja informal tidak terikat dengan kebijakan cuti.
"Ini kemungkinan sebelum tanggal 6 sudah berangkat duluan, mulai 2, 3 atau 1 sampai tanggal 5, tanggal 4 itulah saya prediksi puncaknya," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, mudik Idul Fitri 2021 ditiadakan. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Indonesia yang kian meluas pascalibur panjang.
"Setiap ada aturan ada celahnya saja. Sama seperti dilarang mudik dari tanggal 6-17, ya dia mudiknya sebelum tanggal 6, nanti dia pulang setelah tanggal 17," kata Ketua DPD Organda DKI Jakarta Shafruhan Sinungan kepada wartawan di Jakarta, Jumat (9/4/2021).
Shafruhan menuturkan, pekerja di DKI Jakarta diprediksi akan mendominasi mudik lebih awal ini. Sebab, kalangan pegawai negeri maupun pegawai swasta akan dibatasi dengan kebijakan cuti. Sedangkan pekerja informal tidak terikat dengan kebijakan cuti.
"Ini kemungkinan sebelum tanggal 6 sudah berangkat duluan, mulai 2, 3 atau 1 sampai tanggal 5, tanggal 4 itulah saya prediksi puncaknya," tuturnya.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy menyampaikan, mudik Idul Fitri 2021 ditiadakan. Hal itu untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Indonesia yang kian meluas pascalibur panjang.
Lihat Juga :