Kondisi Tak Layak, 6 Pasar Tradisional di Bekasi Perlu Direvitalisasi
Jum'at, 09 April 2021 - 01:32 WIB
loading...
A
A
A
Seharusnya, kata dia, setelah lelang pembangunan pasar berhasil, pemerintah daerah beserta perusahaan lelang bersinergi pada tahapan selanjutnya, mulai dari pemenuhan persyaratan hingga persoalan teknis. Selanjutnya, penandatanganan perjanjian kerja sama melibatkan legislatif. Dari keenam pasar itu, hanya Pasar Induk Cibitung yang pembangunannya sesuai tahapan.
Kemudian ada rencana pembangunan Pasar Tarumajaya yang dianggarkan Pemprov Jabar.”Praktis hanya Cibitung yang siap direvitalisasi. Pemenang tendernya sudah ada, kemudian saat ini sedang dilelangkan pelepasan asetnya. Setelah lebaran bisa dimulai pekerjaannya. Kemudian Pasar Tarumajaya yang mendapat bantuan dana provinsi sebesar Rp5 miliar,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pembahasan itu, masih terdapat empat pasar lagi yang pembangunannya mandeg. Pertama, Pasar Sukatani yang pembangunannya telah direncanakan tujuh tahun lalu bahkan telah dilelangkan dan diketahui pemenangnya, namun pasar tak kunjung dibangun. Kedua, Pasar Baru Cikarang telah dilelang beberapa tahun tapi pembangunan tak terealisasi.
Bahkan, rencana pembangunan justru masuk ke pengadilan karena adanya gugatan dari perusahaan pemenang lelang.Kemudian Pasar Babelan yang informasinya sudah dilelang dan sudah ada pemenangnya tapi belum dikerjakan. Lalu Pasar Kedunggede Kedungwaringin itu Desember 2020 tendernya sudah tayang sebesar Rp50 miliar tapi hingga batas waktu.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Muchlis mengakui beberapa pasar memerlukan revitalisasi karena kondisinya tidak layak. Untuk itu, pihaknya tengah melakukan penyisiran terkait pasar yang membutuhkan revitalisasi, termasuk yang akan telah dilelang.”Seperti Pasar Sukatani kemarin yang ternyata sudah dilelang beberapa tahun lalu tapi belum dilaksanakan,” ucapnya.
Kemudian ada rencana pembangunan Pasar Tarumajaya yang dianggarkan Pemprov Jabar.”Praktis hanya Cibitung yang siap direvitalisasi. Pemenang tendernya sudah ada, kemudian saat ini sedang dilelangkan pelepasan asetnya. Setelah lebaran bisa dimulai pekerjaannya. Kemudian Pasar Tarumajaya yang mendapat bantuan dana provinsi sebesar Rp5 miliar,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pembahasan itu, masih terdapat empat pasar lagi yang pembangunannya mandeg. Pertama, Pasar Sukatani yang pembangunannya telah direncanakan tujuh tahun lalu bahkan telah dilelangkan dan diketahui pemenangnya, namun pasar tak kunjung dibangun. Kedua, Pasar Baru Cikarang telah dilelang beberapa tahun tapi pembangunan tak terealisasi.
Bahkan, rencana pembangunan justru masuk ke pengadilan karena adanya gugatan dari perusahaan pemenang lelang.Kemudian Pasar Babelan yang informasinya sudah dilelang dan sudah ada pemenangnya tapi belum dikerjakan. Lalu Pasar Kedunggede Kedungwaringin itu Desember 2020 tendernya sudah tayang sebesar Rp50 miliar tapi hingga batas waktu.
Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Bekasi Muchlis mengakui beberapa pasar memerlukan revitalisasi karena kondisinya tidak layak. Untuk itu, pihaknya tengah melakukan penyisiran terkait pasar yang membutuhkan revitalisasi, termasuk yang akan telah dilelang.”Seperti Pasar Sukatani kemarin yang ternyata sudah dilelang beberapa tahun lalu tapi belum dilaksanakan,” ucapnya.
(hab)
Lihat Juga :