Jaswita Jabar-Tourism Malaysia Teken MoU Kerja Sama Promosi Pariwisata

loading...
Jaswita Jabar-Tourism Malaysia Teken MoU Kerja Sama Promosi Pariwisata
BUMD PT Jaswita Jabar dan Tourism Malaysia menandatangani MoU kerja sama promosi pariwisata Jabar dan Malaysia, Rabu (7/4/2021). Foto Agung Bakti Sarasa
BANDUNG - Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Jasa dan Kepariwisataan Jabar (Perseroda) atau Jaswita Jabar dan Tourism Malaysia menandatangani memorandum of understanding (MoU) atau nota kesepahaman kerja sama dalam kegiatan promosi pariwisata .

Tourism Malaysia sendiri adalah organisasi di bawah Kedutaan Besar Malaysia yang fokus di bidang pariwisata dan sebelumnya telah menjalin komunikasi kesepakatan dengan Aassociation of The Indonesian Tours & Travel Agencies (ASITA). Baca juga: Terungkap! Turis Asing ke RI 20% Wisatawan Muslim

Melalui kesepahaman yang dibangun, kedua belah pihak sepakat bekerja sama meningkatkan sektor pariwisata, termasuk meningkatkan jumlah jemaah umrah dari Jabar via Malaysia.

Terlebih, kunjungan wisatawan asal Malaysia, termasuk Singapura ke Jabar selama ini menduduki peringkat tertinggi karena adanya penerbangan langsung dari kedua negara tersebut ke Kota Bandung sebagai pintu masuk Jabar.

Selain itu, kerja sama juga menyasar kegiatan di bidang pendidikan, khususnya dalam bentuk pertukaran pelajar dan program magang untuk siswa sekolah menengah, baik di Jabar maupun Malaysia.



"Kerja sama ini tentu sangat menguntungkan karena bisnis pariwisata yang dijalankan oleh Jaswita Jabar akan diperkuat dengan kerja sama dengan pihak Tourism Malaysia," ujar Direktur Utama Jaswita Jabar, Deni Nurdyana Hadimin seusai penandatanganan MoU, Rabu (7/4/2021) petang. Baca juga: Melihat Surga Dibalik Goa di Taman Nasional Aketajawe Lolobata

Menurut Deni, kerja sama ini merupakan upaya Jaswita Jabar untuk melebarkan sayap di bisnis pariwisata yang akan diperkuat dengan kerja sama melalui Tourism Malaysia. Kerja sama diharapkan dapat membuka akses wisatawan mancanegara untuk berkunjung ke berbagai destinasi di Jabar.

Selain itu, tambah Deni, kerja sama ini menjadi wujud upaya kedua belah pihak dalam menyambut berakhirnya pandemi COVID-19. Sehingga, saat pandemi berakhir, sektor pariwisata di Jabar dapat kembali menggeliat.

"Kami berharap, kerja sama ini dapat membantu Jaswita Jabar mempromosikan destinasi wisata di Jabar ke kancah Internasional. Ini otomatis dapat meningkatkan brand image Jaswita Jabar di bidang pengelolaan jasa perjalanan wisata ," katanya.

Director Tourism Malaysia, Roslan Othman mengatakan, kerja sama yang dibangun bakal menguntungkan kedua belah pihak. Terlebih, selama ini, rakyat Malaysia dan Indonesia, khususnya Jabar tak dapat dipisahkan mengingat banyaknya persamaan. "Kalau dilihat statistik, rata-rata rakyat Malaysia yang datang ke Bandung saja 100.000 orang," sebutnya.



Dia juga berharap, seiring dibukanya kembali penerbangan umrah, jumlah jemaah umrah asal Jabar via Malaysia meningkat. Terlebih, kata dia, Malaysia pun telah mendapatkan tambahan kuota jamaah umrah hingga 10 persen dari Pemerintah Arab Saudi. "Kita sudah dapat tambahan 10 persen kuota jamaah umrah dari Pemerintah Arab Saudi," sebutnya.

Othman membenarkan bahwa upaya kerja sama ini juga merupakan persiapan dalam menyambut berakhirnya pandemi. Dia berharap, pandemi segera usai, agar sektor pariwisata di negaranya pun kembali menggeliat. "Untuk local tourism di Malaysia sudah dibuka sejak August (Agustus 2020) lalu. Kita terus melakukan persiapan dalam menyambut dibukanya kembali internasional tourism," katanya.

Penandatanganan kerja sama juga dihadiri oleh perwakilan dari Biro BUMD dan Investasi Irfan Hadisiswanto, Menteri di Kedutaan Besar Malaysia Jakarta, Mohd Fuad Mat Sari dan Haryanti Abu Bakar, Ketua Umum ASITA N Rusmiati, serta mitra pariwisata.

(don)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top