Peternak di Simalungun Cemas, Jelang Puasa Penjualan Sapi Landai

loading...
Peternak di Simalungun Cemas, Jelang Puasa Penjualan Sapi Landai
Peternak di Simalungun Cemas, Jelang Puasa Penjualan Sapi Landai. Foto/Ist
SIMALUNGUN - Sejumlah peternak sapi di Desa Syahkuda Bayu, Kecamatan Gunung Malela, Sumut, kurang bergairah karena sejak awal tahun 2021 harga jual sapi hidup belum mengalami kenaikan.

"Sudah hampir 4 bulan sejak awal tahun baru harga jual sapi hidup masih stabil Rp130 ribu perkilogram. Padahal puasa tinggal sepekan lagi," ujar Ilham, peternak sapi di Desa Syakhuda Bayu, Rabu (7/4/2019).

Ilham mengatakan, meski harga stabil permintaan juga tidak mengalami lonjakan. "Padahal biasanya jelang puasa, permintaan dari penjual daging sejumlah daerah seperti Pematangsiantar, Asahan dan Tebing Tinggi sudah meningkat," tuturnya.

Kondisi itu, kata dia, membuat peternak sapi di Kecamatan Gunung Malela resah karena sapi tidak laku dan harganya tidak memberikan keuntungan bagi peternak.



Baca juga: Pelaku Pembunuhan Mayat Pria Penuh Luka yang Ditemukan di Semak Terungkap

Dihubungi terpisah Kepala Dinas Peternakan dan Perikanan Pemkab Simalungun Pardomuan Sijabat mengatakan, pihaknya mengawasi kesehatan hewan ternak konsumsi kebutuhan puasa.

Baca juga: Curi Sepeda Motor, Bagol Dijebloskan ke Sel Polsek Firdaus



"Pengawasan hewan ternak untuk konsumsi bulan puasa tetap dilakukan di tingkat peternak dan pasar-pasar hewan," sebut Pardomuan.
(boy)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top