Wali Kota Banda Aceh Terima Penghargaan Pelopor Literasi
Selasa, 06 April 2021 - 22:24 WIB
loading...
A
A
A
Ia melanjutkan pintu masuk untuk mengembangkan budaya literasi bangsa adalah melalui penyediaan bahan bacaan dan peningkatan minat baca anak. Ini sebagai bagian penting dari penumbuhan budi pekerti, minat baca anak perlu dipupuk sejak usia dini mulai dari lingkungan keluarga.
"Pemko Banda Aceh juga terus memanfaatkan space-space publik menyediakan bahan bacaan dengan mendirikan pustaska-pustaka. Karena untuk meningkatkan minat baca, harus didukung dengan ketersediaan bahan bacaan yang bermutu dan terjangkau untuk mendorong pembiasaan membaca dan menulis, baik di sekolah maupun di masyarakat," kata mantan Dirut BPD.
Dengan kemampuan membaca pula, lanjut Aminullah, literasi dasar berikutnya yang meliputi numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan dapat ditumbuhkembangkan.
Dalam kesempatan ini, Aminullah berharap melalui kegiatan yang digelar IPI, nantinya akan lahir rekomendasi baru bagi pemerintah untuk menumbuhkan semangat literasi Aceh. "Ini untuk mendukung sumber daya manusia Aceh maju serta berdaya saing, sehingga mampu melahirkan generasi yang dapat berkontribusi untuk pembangunan Aceh dalam kurun waktu lima tahun mendatang secara terencana dan terstruktur, "katanya.
"Pemko Banda Aceh juga terus memanfaatkan space-space publik menyediakan bahan bacaan dengan mendirikan pustaska-pustaka. Karena untuk meningkatkan minat baca, harus didukung dengan ketersediaan bahan bacaan yang bermutu dan terjangkau untuk mendorong pembiasaan membaca dan menulis, baik di sekolah maupun di masyarakat," kata mantan Dirut BPD.
Dengan kemampuan membaca pula, lanjut Aminullah, literasi dasar berikutnya yang meliputi numerasi, sains, digital, finansial, serta budaya dan kewargaan dapat ditumbuhkembangkan.
Dalam kesempatan ini, Aminullah berharap melalui kegiatan yang digelar IPI, nantinya akan lahir rekomendasi baru bagi pemerintah untuk menumbuhkan semangat literasi Aceh. "Ini untuk mendukung sumber daya manusia Aceh maju serta berdaya saing, sehingga mampu melahirkan generasi yang dapat berkontribusi untuk pembangunan Aceh dalam kurun waktu lima tahun mendatang secara terencana dan terstruktur, "katanya.
(atk)
Lihat Juga :