Seorang Kakek di Sragen Ditemukan Tewas dengan Kepala Penuh Luka-luka
Senin, 05 April 2021 - 14:56 WIB
loading...
Joko Sutopo (66) seorang kakek di Sragen, Jawa Tengah ditemukan tewas di rumah kediamannya di Kampung Cantel Wetan, Kelurahan Sragen Tengah, Sragen, Senin (5/4/2021) sekitar pukul 09.00 WIB. Foto iNews TV/Joko P
A
A
A
SRAGEN - Joko Sutopo (66) seorang kakek di Sragen, Jawa Tengah ditemukan tewas di rumah kediamannya di Kampung Cantel Wetan, Kelurahan Sragen Tengah, Sragen, Senin (5/4/2021) sekitar pukul 09.00 WIB. Kakek Joko Sutopo ini ditemukan dalam kondisi kepala dan tangan penuh luka. Jenazah tersebut lalu dievakuasi dan dilarikan ke Ruang Forensik RSUD dr Soehadi Prijonegoro untuk pemeriksaan autopsi oleh Tim Identifikasi Polres Sragen.
Kapolsek Sragen Kota AKP Mashadi mengatakan, polisi mendapat laporan adanya warga yang meninggal dunia di Cantel Wetan.
“Peristiwa itu bermula saat pemilik Bengkel Kenteng Pelek. Ratmoko datang menemui korban yang tinggal di belakang bengkelnya. Warga itu memanggil-manggil korban tidak ada respons dan kemudian memberitahu warga lainnya. Setelah dicek korban sudah meninggal dunia kemudian kejadian itu laporkan ke Polsek Sragen Kota, “ kata dia.
Baca: Seorang Kakek di Lampung Utara Ditemukan Tewas di Rumahnya
Setelah dievakuasi jenazah langsung dilarikan ke rumah sakit untuk proses pemeriksaan visum di kamar forensik RSUD Sragen.
AKP Mashadi membenarkan adanya luka-luka pada tubuh korban tetapi belum berani menyimpulkan karena perlu ada penyelidikan lebih lanjut.
Kapolsek Sragen Kota AKP Mashadi mengatakan, polisi mendapat laporan adanya warga yang meninggal dunia di Cantel Wetan.
“Peristiwa itu bermula saat pemilik Bengkel Kenteng Pelek. Ratmoko datang menemui korban yang tinggal di belakang bengkelnya. Warga itu memanggil-manggil korban tidak ada respons dan kemudian memberitahu warga lainnya. Setelah dicek korban sudah meninggal dunia kemudian kejadian itu laporkan ke Polsek Sragen Kota, “ kata dia.
Baca: Seorang Kakek di Lampung Utara Ditemukan Tewas di Rumahnya
Setelah dievakuasi jenazah langsung dilarikan ke rumah sakit untuk proses pemeriksaan visum di kamar forensik RSUD Sragen.
AKP Mashadi membenarkan adanya luka-luka pada tubuh korban tetapi belum berani menyimpulkan karena perlu ada penyelidikan lebih lanjut.
Lihat Juga :