Jam Operasional Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II Dikurangi
Senin, 13 April 2020 - 11:54 WIB
loading...
Suasan Bandara SMB II. Foto/SINDOnews/DedeFebriansyah
A
A
A
PALEMBANG - Bandara Sultan Mahmud Badaruddin (SMB) II Palembang melakukan penyesuaian jam operasional, dari semula pukul 05.00 - 24.00 WIB menjadi pukul 06.00 - 18.00 WIB. Tujuannya, mencegah penyebaran virus corona.
Executive General Manager Bandara SMB II Palembang PT Angkasa Pura II (Persero), Fahroji, mengatakan, Bandara SMB II merupakan satu dari 12 bandara di Indonesia yang jam operasionalnya dikurangi.
"Kebijakan ini telah mendapat persetujuan dari regulator dengan diterbitkannya notice to airmen terkait jam operasional di masing-masing bandara. Ini sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona," ujar Fahroji, Senin (13/04/2020).
Meski jam operasional dipersingkat, kata Fahroji, pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi sejumlah penerbangan dalam kondisi khusus. "Kami tetap siaga apabila ada pesawat yang mengalami kendala teknis dan operasional serta memerlukan bandara untuk mendarat," katanya.
Fahroji menambahkan, kesiagaan pihaknya juga diperlukan jika ada penerbangan terkait dengan medis dan penerbangan logistik, khususnya yang mengangkut sampel infectious substances Covid-19.
Executive General Manager Bandara SMB II Palembang PT Angkasa Pura II (Persero), Fahroji, mengatakan, Bandara SMB II merupakan satu dari 12 bandara di Indonesia yang jam operasionalnya dikurangi.
"Kebijakan ini telah mendapat persetujuan dari regulator dengan diterbitkannya notice to airmen terkait jam operasional di masing-masing bandara. Ini sebagai langkah pencegahan penyebaran virus corona," ujar Fahroji, Senin (13/04/2020).
Meski jam operasional dipersingkat, kata Fahroji, pihaknya tetap siaga untuk mengantisipasi sejumlah penerbangan dalam kondisi khusus. "Kami tetap siaga apabila ada pesawat yang mengalami kendala teknis dan operasional serta memerlukan bandara untuk mendarat," katanya.
Fahroji menambahkan, kesiagaan pihaknya juga diperlukan jika ada penerbangan terkait dengan medis dan penerbangan logistik, khususnya yang mengangkut sampel infectious substances Covid-19.
Lihat Juga :