Hari Paskah, Anies Baswedan Posting Mampir di Warung Jamu Milik Pendeta GBI
Minggu, 04 April 2021 - 21:11 WIB
loading...
A
A
A
Anies melanjutnya, awalnya warung jamu ini bernama Jamu Bukti yang didirikan Solo pada tahun 1940-an. Baru kemudian boyongan pindah ke Ibu Kota pada tahun 1950. "Ketika itu hanya berupa gubuk sederhana di depan Pasar Mentjos (pasar di jalan yang menceng/miring). Sehingga dikenal sebagai warung jamu Bukti Mentjos sampai sekarang".
![Hari Paskah, Anies Baswedan Posting Mampir di Warung Jamu Milik Pendeta GBI]()
Sehari-harinya warung jamu ini ramai dikunjungi berbagai kalangan, tua dan muda, dari Jakarta dan sekitarnya. Apalagi ketika awal-awal pandemi tahun lalu, peminat jamu melonjak karena dipercaya berkhasiat meningkatkan imunitas. Warung Jamu Bukti Mentjos juga melayani pesan antar, bahkan pelanggannya ada yang dari Malaysia dan Singapura.
"Warung Jamu Bukti Mentjos buka setiap hari jam 10.00-21.30, kecuali hari Minggu/ libur. Bila ingin membuktikan juga, teman-teman dapat naik TransJakarta Koridor 5 (Ancol-Kampung Melayu) turun di Salemba UI, lalu lanjut berjalan kaki 8 menit, agar lebih sehat dan negara makin kuat," ajak Anies.

Sehari-harinya warung jamu ini ramai dikunjungi berbagai kalangan, tua dan muda, dari Jakarta dan sekitarnya. Apalagi ketika awal-awal pandemi tahun lalu, peminat jamu melonjak karena dipercaya berkhasiat meningkatkan imunitas. Warung Jamu Bukti Mentjos juga melayani pesan antar, bahkan pelanggannya ada yang dari Malaysia dan Singapura.
"Warung Jamu Bukti Mentjos buka setiap hari jam 10.00-21.30, kecuali hari Minggu/ libur. Bila ingin membuktikan juga, teman-teman dapat naik TransJakarta Koridor 5 (Ancol-Kampung Melayu) turun di Salemba UI, lalu lanjut berjalan kaki 8 menit, agar lebih sehat dan negara makin kuat," ajak Anies.
(thm)
Lihat Juga :