Hari Paskah, Anies Baswedan Posting Mampir di Warung Jamu Milik Pendeta GBI
Minggu, 04 April 2021 - 21:11 WIB
loading...
Anies Baswedan mampir di warung Jamu Bukti Mentjos di Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat. Foto: Dok Anies Baswedan
A
A
A
JAKARTA - Petualangan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mendatangi warung-warung di pinggir jalan, berlanjut. Kali ini Anies memposting saat dirinya mampir di warung jamu.
"Jakarta memang penuh dengan tempat yang panjang kisahnya dan jadi bagian dari perjalanan sejarah kota ini," ucap Anies mengawali tulisan di postinga medis sosialnya.
Baca juga: Cerita Anies Baswedan saat Menyantap Sate Blora Diiringi Lagu dari Pengamen Ayah dan Anak
Bertepatan dengan Hari Paskah, Anies mampir di warung Jamu Bukti Mentjos di Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat, pada Sabtu (3/4/2021), yang dikelola seorang pendeta GBI. "Setelah inspeksi trotoar di Salemba Raya kemarin, kami sempat mampir untuk membuktikan khasiatnya," katanya
![Hari Paskah, Anies Baswedan Posting Mampir di Warung Jamu Milik Pendeta GBI]()
"Rakyat Sehat Negara Kuat! tertulis di menunya, ada 64 pilihan jamu, semuanya spesifik diramu untuk kebutuhan atau keluhan kita masing-masing. Ramuan jamunya menggunakan resep tradisional yang diwariskan turun-temurun sejak tahun 50-an, hingga sekarang dikelola oleh generasi ketiganya, Pak Horatius Romuli, yang juga seorang pendeta GBI," sambung Anies.
Baca juga: Meski Partai Pendukung PKS Tetap Mengkritik Anies, Tapi dengan Adab yang Baik
"Jakarta memang penuh dengan tempat yang panjang kisahnya dan jadi bagian dari perjalanan sejarah kota ini," ucap Anies mengawali tulisan di postinga medis sosialnya.
Baca juga: Cerita Anies Baswedan saat Menyantap Sate Blora Diiringi Lagu dari Pengamen Ayah dan Anak
Bertepatan dengan Hari Paskah, Anies mampir di warung Jamu Bukti Mentjos di Jalan Salemba Tengah, Jakarta Pusat, pada Sabtu (3/4/2021), yang dikelola seorang pendeta GBI. "Setelah inspeksi trotoar di Salemba Raya kemarin, kami sempat mampir untuk membuktikan khasiatnya," katanya

"Rakyat Sehat Negara Kuat! tertulis di menunya, ada 64 pilihan jamu, semuanya spesifik diramu untuk kebutuhan atau keluhan kita masing-masing. Ramuan jamunya menggunakan resep tradisional yang diwariskan turun-temurun sejak tahun 50-an, hingga sekarang dikelola oleh generasi ketiganya, Pak Horatius Romuli, yang juga seorang pendeta GBI," sambung Anies.
Baca juga: Meski Partai Pendukung PKS Tetap Mengkritik Anies, Tapi dengan Adab yang Baik
Lihat Juga :