Sumbar PSBB, Kabupaten Agam Dinilai Paling Siap
Sabtu, 18 April 2020 - 19:27 WIB
loading...
A
A
A
"Setidaknya ada dua kategori kebutuhan. Pertama yang bisa diproduksi sendiri di Agam, kedua yang harus dibeli dari luar. Pemerintah membantu penyediaan bahan pokok yang tidak bisa diproduksi langsung untuk masyarakat di Agam, seperti garam dan minyak goreng. Namun untuk bahan pokok yang bisa diproduksi di Agam, maka kami tinggal menjaga jumlah ketersediaan dan rantai pasokannya," beber Indra Catri.
Lebih lanjut disampaikan Indra Catri mengelompokkan kategori komoditi itu menjadi sangat krusial karena menyangkut kebutuhan masyarakat banyak, ketahanan pangan daerah dan ketahanan anggaran menghadapi wabah.
"Jadi kita memang harus menghitung dengan detil sekali. Karena waktu yang dibutuhkan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini belum bisa dipastikan. Sehingga kami harus mengatur strategi agar tidak kehabisan nafas ketika harus bermain rubber set," ujarnya.
Melihat gerak cepat Pemerintah Kabupaten Agam yang sudah berada pada tahap pendistribusian tahap II, maka Kabupaten Agam menjadi satu-satunya daerah di Sumatera Barat yang sudah bergerak sejauh itu.
"Kita belum tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi Covid-19 ini, tapi kalah bukanlah pilihan. Mari kita berdoa semoga Allah SWT memberikan kita petunjuk dan kemampuan untuk mengatasi wabah ini, Aamiiin..." tutup Bupati bergelar Doktor Ilmu Pemerintahan ini.
Lebih lanjut disampaikan Indra Catri mengelompokkan kategori komoditi itu menjadi sangat krusial karena menyangkut kebutuhan masyarakat banyak, ketahanan pangan daerah dan ketahanan anggaran menghadapi wabah.
"Jadi kita memang harus menghitung dengan detil sekali. Karena waktu yang dibutuhkan dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19 ini belum bisa dipastikan. Sehingga kami harus mengatur strategi agar tidak kehabisan nafas ketika harus bermain rubber set," ujarnya.
Melihat gerak cepat Pemerintah Kabupaten Agam yang sudah berada pada tahap pendistribusian tahap II, maka Kabupaten Agam menjadi satu-satunya daerah di Sumatera Barat yang sudah bergerak sejauh itu.
"Kita belum tahu berapa lama waktu yang dibutuhkan untuk mengatasi Covid-19 ini, tapi kalah bukanlah pilihan. Mari kita berdoa semoga Allah SWT memberikan kita petunjuk dan kemampuan untuk mengatasi wabah ini, Aamiiin..." tutup Bupati bergelar Doktor Ilmu Pemerintahan ini.
(alf)