Diduga Bukan Korban Corona, 190 Jompo Ditemukan Meninggal
Sabtu, 18 April 2020 - 17:36 WIB
loading...
A
A
A
Rossella Delcuratolo dari serikat buruh Cisl mengatakan bahwa 200 anggota staf terinfeksi. Pada 17 Maret, pasien-pasien yang dirawat karena penyakit lain dipindahkan ke panti jompo tersebut dari sebuah rumah sakit di Milan untuk menyisakan tempat tidur rumah sakit yang dibutuhkan pasien COVID-19. Diperkirakan virus corona baru menyebar di panti jompo setelah kedatangan mereka.
"Situasi di panti benar-benar di luar kendali," kata Alessandro Azzoni, putra dari salah seorang penghuni panti bernama Marisa, 76, kepada The Guardian.
Kami telah kewalahan oleh pesan-pesan dari orang yang kehilangan seseorang atau orang tua. Kami sangat ketakutan," ujarnya, yang dikutip Sabtu (18/4/2020).
Jumat lalu, Silvio Brusaferro, kepala Higher Health Institute, mengatakan bahwa 1.822 orang di panti jompo telah meninggal di wilayah Lombardy. Namun, tidak jelas berapa banyak yang benar-benar meninggal karena COVID-19 mengingat banyak yang tidak pernah dites.
Alessandro adalah salah satu kerabat yang meluncurkan gugatan class action terhadap pengelola panti jompo.
"Situasi di panti benar-benar di luar kendali," kata Alessandro Azzoni, putra dari salah seorang penghuni panti bernama Marisa, 76, kepada The Guardian.
Kami telah kewalahan oleh pesan-pesan dari orang yang kehilangan seseorang atau orang tua. Kami sangat ketakutan," ujarnya, yang dikutip Sabtu (18/4/2020).
Jumat lalu, Silvio Brusaferro, kepala Higher Health Institute, mengatakan bahwa 1.822 orang di panti jompo telah meninggal di wilayah Lombardy. Namun, tidak jelas berapa banyak yang benar-benar meninggal karena COVID-19 mengingat banyak yang tidak pernah dites.
Alessandro adalah salah satu kerabat yang meluncurkan gugatan class action terhadap pengelola panti jompo.
Lihat Juga :