Usai Cekcok via Telepon dengan Istri, Laki-laki Blitar Ini Bunuh Diri

Jum'at, 26 Maret 2021 - 17:30 WIB
loading...
Usai Cekcok via Telepon...
Petugas Polres Blitar Kota melakukan olah TKP gantung diri di Desa Kebonduren, Ponggok, Kabupaten Blitar. Foto/Ist
A A A
BLITAR - Budi Widodo (39) warga Desa Kebonduren, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar ditemukan tewas dengan posisi tergantung di ruang tamu rumahnya. Leher Budi terjerat tali tambang warna biru dengan ujung lain terikat pada blandar kayu langit-langit rumah.

Baca juga: Aceh Barat Gempar, Seorang ASN Coba Bunuh Diri dengan Panjat Tower Listrik

"Diduga bunuh diri," ujar Kasubag Humas Polres Blitar Kota Iptu Ahmad Rochan kepada wartawan Jumat (26/3/2021). Peristiwa dugaan gantung diri tersebut diketahui Jumat pagi saat saksi yang juga kakak kandung Budi, penasaran melihat rumah adiknya masih tertutup.

Baca juga: Identitas Pria Terjatuh dari Lantai 2 Tunjungan Plaza Terungkap, Motif Diduga Bunuh Diri

Budi sehari-hari hidup sendirian sejak istrinya menjadi buruh migran di Hongkong, dan anak anaknya memilih tinggal di wilayah Srengat. Budi praktis mengurusi kebutuhannya sendiri. Saksi yang bertempat tinggal satu lingkungan, kata Rochan, kemudian mendatang rumah korban.

"Sebelum masuk, saksi mengintip melalui sela sela jendela rumah," kata Rochan. Saksi sontak kaget. Dari sela jendela, penglihatannya melihat pemandangan adiknya dalam posisi menggantung. Seketika saksi berteriak memanggil saudara yang lain, termasuk tetangga.

Semua berdatangan. Begitu masuk ke dalam ruang tamu, mereka melihat tubuh Budi melayang di atas lantai dengan batang leher terjerat tali. Di sebelahnya, meja buffet dalam posisi bergeser. Sebelum menjalankan aksinya, diduga korban memakai buffet tersebut sebagai pijakan.

"Begitu tiba di lokasi kejadian, petugas langsung melakukan olah TKP," kata Rochan. Dari pemeriksaan sementara, petugas tidak menemukan tanda kekerasan. Penyebab kematian korban diduga murni bunuh diri. Dari keterangan sejumlah saksi, korban dalam keadaan sehat.

Yang bersangkutan tidak memiliki riwayat penyakit apapun. Budi juga tidak pernah berselisih dengan orang lain. Namun informasinya, Budi sebelumnya sempat cekcok dengan istrinya yang saat ini menjadi TKW di Hongkong. Adu mulut tersebut berlangsung melalui saluran telepon selular.

Hanya saja, belum diketahui apa yang mereka pertengkarkan. "Dalam pemeriksaan tidak ditemukan tanda bekas kekerasan," papar Rochan. Sementara atas permintaan keluarga yang menerima peristiwa yang terjadi sebagai musibah, jenazah korban langsung dimakamkan.

Pihak keluarga membuat surat pernyataan yang disaksikan perangkat desa. Dengan adanya surat pernyataan tersebut, petugas tidak melakukan proses autopsi terhadap jenazah korban.
(shf)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Identitas Pengeroyok...
Identitas Pengeroyok yang Lempar Korban dari Lantai 2 Jakbar Dikantongi Polisi
Perempuan Dikejar dan...
Perempuan Dikejar dan Diduga Dianiaya saat Akan Bersaksi di Persidangan
2 Petugas Lapas Blitar...
2 Petugas Lapas Blitar Diperiksa terkait Dugaan Jual Beli Sel Khusus Rp100 Juta
Sahroni Desak Polisi...
Sahroni Desak Polisi Usut Tuntas ART Tewas di Benhil: Periksa Indekos hingga Majikan!
Wanita Muda Berniat...
Wanita Muda Berniat Bunuh Diri Depan Istana Merdeka, Polisi: Depresi, Terlalu Banyak Permasalahan
Polisi Ungkap Rekaman...
Polisi Ungkap Rekaman CCTV Mengerikan Pria Terjun dari Lantai 3 PIM 2
Betrand Peto Mengaku...
Betrand Peto Mengaku Pernah Ditampar Keluarga Sarwendah, KPAI Sarankan Segera Lapor Polisi
Ruben Onsu Syok Lihat...
Ruben Onsu Syok Lihat Betrand Peto Menangis, Siap Ajak Onyo Bicara dari Hati ke Hati
Ruben Onsu Curhat, Konflik...
Ruben Onsu Curhat, Konflik dengan Sarwendah Bikin Lelah Fisik dan Mental
Rekomendasi
Bidik Pasar Indonesia...
Bidik Pasar Indonesia Timur, Jafran Indonesia Kenalkan JR 737 di PENAS XVII
Brasil Rajai Daftar...
Brasil Rajai Daftar Gol Terbanyak Sepanjang Sejarah Piala Dunia
Mengapa Kunang-Kunang...
Mengapa Kunang-Kunang Semakin Sulit Ditemukan? Pakar IPB Ungkap Penyebabnya
Berita Terkini
Tahfidz 11 Juz, Alhazen...
Tahfidz 11 Juz, Alhazen Nufail Dapat Beasiswa Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading
Haul Akbar Ulama Betawi,...
Haul Akbar Ulama Betawi, Gus Muhaimin Urai Peran Besar Ulama Bangun Bangsa
BPDP Dorong UMKM Perkebunan...
BPDP Dorong UMKM Perkebunan Naik Kelas lewat Inovasi Produk
Jelang Hari Bhayangkara,...
Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Warga Rawa Buaya Bersyukur...
Warga Rawa Buaya Bersyukur Terima Bantuan Kursi Roda dari Dina Masyusin dan Dinsos
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved