Pulihkan Ekonomi Akibat Pandemi COVID-19, HIPMI Jawa Timur Gelar HIPMI Fest
Jum'at, 26 Maret 2021 - 13:49 WIB
loading...
A
A
A
“Dan ketika kami telah masuk, ternyata keinginan tersebut tidak semudah membalikkan tangan. Perubahan mindset harus benar-benar dilakukan sebab masih banyak pengusaha yang berpikir sangat sederhana dan terkesan cuek dengan teknologi. Kita berikan bimbingan. Kita gandeng e-commerce Shopee untuk memberikan pelatihan sebelum pameran dan sudah empat kali pelatihan digelar,” tambahnya.
Pelatihan yang diberikan terkait tentang bagaimana cara mulai membuat akun, cara agar tampilan produk menarik hingga menjadi star seller.
Intinya, pelatihan dilakukan agar pengusaha di daerah bisa memanfaatkan platform e-commerce untuk meningkatkan penjualan. Ada sekitar 200 hingga 300 UMKM yang ikut dalam pameran.
“HIPMI Fest menjawab tiga persoalan yang dikeluhkan UMKM. Pertama, peningkatan mutu produk. Kedua, pemasaran. Ketiga, pendanaan karena kami juga bekerjasama dengan beberapa perbankan,” ungkap Yusuf.
Menurutnya, program HIPMI Fest ini adalah program kerja di akhir kepemimpinan Mufti Anam dan menjadi PR pertama bagi kepengurusan Ketua Umum terpilih, Rois Sunandar Maming.
“Ini kebiasaan baik yang harus diteruskan. Artinya ada sebuah kegiatan yang bisa menggabungkan antara kepengurusan lama dan kepengurusan baru dengan melibatkan seluruh BPC. Kegiatan ini tidak terhenti hanya sampai pameran selesai. Pendampingan akan terus kami lakukan dan kami sudah melakukan pembicaraan dengan Kadin Jatim bekerjasama dalam program Export Center Surabaya,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam kegiatan sharing business, Rois Sunandar Maming berjanji akan membawa HIPMI Jatim lebih maju dan modern.
Pelatihan yang diberikan terkait tentang bagaimana cara mulai membuat akun, cara agar tampilan produk menarik hingga menjadi star seller.
Intinya, pelatihan dilakukan agar pengusaha di daerah bisa memanfaatkan platform e-commerce untuk meningkatkan penjualan. Ada sekitar 200 hingga 300 UMKM yang ikut dalam pameran.
“HIPMI Fest menjawab tiga persoalan yang dikeluhkan UMKM. Pertama, peningkatan mutu produk. Kedua, pemasaran. Ketiga, pendanaan karena kami juga bekerjasama dengan beberapa perbankan,” ungkap Yusuf.
Menurutnya, program HIPMI Fest ini adalah program kerja di akhir kepemimpinan Mufti Anam dan menjadi PR pertama bagi kepengurusan Ketua Umum terpilih, Rois Sunandar Maming.
“Ini kebiasaan baik yang harus diteruskan. Artinya ada sebuah kegiatan yang bisa menggabungkan antara kepengurusan lama dan kepengurusan baru dengan melibatkan seluruh BPC. Kegiatan ini tidak terhenti hanya sampai pameran selesai. Pendampingan akan terus kami lakukan dan kami sudah melakukan pembicaraan dengan Kadin Jatim bekerjasama dalam program Export Center Surabaya,” ungkapnya.
Sementara itu, dalam kegiatan sharing business, Rois Sunandar Maming berjanji akan membawa HIPMI Jatim lebih maju dan modern.
Lihat Juga :