Bima Arya Tekankan Sistem dan Kebiasaan saat Pelatihan ISO

Senin, 22 Maret 2021 - 19:47 WIB
loading...
Bima Arya Tekankan Sistem...
Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto. Foto: Dok SINDOnews
A A A
BOGOR - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto membuka Pelatihan ISO 37001:2016 tentang Sistem Manajemen Anti Penyuapan Bidang Pengawasan di Jalan Ahmad Yani, Tanah Sareal, Kota Bogor, Senin (22/3/2021).

Dalam pelatihan tersebut, Pemkot Bogor dengan Badan Standardisasi Nasional (BSN) melakukan Penandatanganan Nota Kesepakatan tentang Sinergitas Penerapan Standar dan Penilaian Kesesuaian di Lingkungan Pemkot Bogor.
Baca juga: Bima Arya Pamer Foto 'Drama Pagi' Bersama Ridwan Kamil, Warganet: Kayak FBI Stylenya

Bima menekankan dua hal yakni sistem dan kebiasaan. Pemkot Bogor saat ini terus berikhtiar membangun sistem dan membangun kebiasaan. "Lakukan semua sesuai aturan dan prosedur. Komitmen dari pimpinan menjadi awal yang utama dan penting. Pimpinan harus memberikan keteladanan,” ujarnya.

Ketika sistem sudah dibangun dan kebiasaan sudah sangat kuat, semuanya bersih dan melayani sehingga semua akan melihat Kota Bogor dengan fasilitas publiknya berkualitas karena anggaran dari APBD cukup dan vendornya berkualitas.

"Sehingga akan terlihat kota dengan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi yang pesat dan signifikan karena adanya kepastian ekonomi dan prosedur tetapnya jelas," kata Bima.
Baca juga: Keseruan Bima Arya Traktir Belanja Para Perawat di Supermarket

Selain itu, ASN akan dihormati, disegani dan dicintai bukan ditakuti karena lurus, memiliki integritas dan kerja keras serta sejahtera. “Yakini untuk tetap berikhtiar maksimal secara benar dan sesuai aturan,” tegasnya.

Kepala BSN Kukuh S Achmad menuturkan dengan menerapkan ISO 37001:2016 bukan menjadi jaminan bahwa penyuapan tidak akan terjadi. Sebab, hal tersebut bergantung pada efektivitas penerapannya dan komitmen dari pimpinan tertinggi dari satu organisasi yang menerapkannya.

“Dari awal harus menjadi komitmen bersama bahwa ketika kita menerapkan SNI ISO 37001, maka kita berkomitmen tidak menerima suap dan lain-lain sesuai peraturan dan perundang-undangan,” ujarnya.
(jon)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Link Daftar Pelatihan...
Link Daftar Pelatihan Vokasi Nasional 2026 untuk Lulusan SMA/SMK, Cek Benefitnya
Stanford University...
Stanford University Buka Program Pelatihan Bisnis untuk Pengusaha Indonesia
Rekomendasi
Pengacara Jokowi: Ada...
Pengacara Jokowi: Ada Dugaan Manipulasi Bukti Elektronik dalam Kasus Ijazah Jokowi
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Lithuania Siap Luncurkan...
Lithuania Siap Luncurkan Mobil yang Bisa Berubah Jadi Robot
Berita Terkini
The Banjoemas, Diplomasi...
The Banjoemas, Diplomasi Identitas Banyumas di Pusat Budaya Ibu Kota
Generasi Hijau dari...
Generasi Hijau dari Lereng Merapi: Pemuda Boyolali Pimpin Masa Depan Peternakan Berkelanjutan
BMKG Ungkap Daftar Wilayah...
BMKG Ungkap Daftar Wilayah yang Bakal Alami Kemarau Panjang
Pemprov Papua Selatan:...
Pemprov Papua Selatan: PSN Wanam Buka Lapangan Pekerjaan dan Tingkatkan Kesejahteraan
Terima Suap Rp15 Juta...
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
Enam Tahun Penerjemahan,...
Enam Tahun Penerjemahan, Alkitab Bahasa Sunda Kini Hadir dalam Format Cetak dan Digital
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved