3 Provokator yang Ajak Lawan Polisi, Tak Berkutik Diringkus Polresta Barelang

Minggu, 21 Maret 2021 - 13:27 WIB
loading...
3 Provokator yang Ajak...
Polresta Barelang, menangkap tiga pelaku yang memprovokasi untuk melawan petugas saat mengamankan pelantikan DPP Perkumpulan Masyarakat Flores Nusantara. Foto/Ist.
A A A
BATAM - Polresta Barelang yang dipimpin oleh Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan berhasil meringkus tiga pelaku yang melakukan provokasi , untuk melawan petugas kepolisian, yakni berinisial PS, YK, BN.

Baca juga: Malam Tahun Baru di Strasbourg Prancis Kacau, 30 Mobil Dibakar

Ketigasnya memprovokasi warga, untuk melawan petugas Polri yang sedang bertugas dalam kegiatan pengamanan rencana pelantikan DPP Perkumpulan Masyarakat Flores Nusantara, bertempat di Taman Welcome To Batam, Sabtu (20/3/2021).



Kejadian ini bermula pada Jumat (19/3/2021) sekitar pukul 14.00 WIB adanya surat pemberitahuan pelantikan DPP Perkumpulan Masyarakat Flores Nusantara, kepada Kapolresta Barelang, ditandatangani oleh inisal MK (Ketua Umum PMFN) yang akan dilaksanakan pada Sabtu (20/3/2021) di Lapangan Welcome To Batam dengan undangan 500-1000 orang.

Baca juga: Asyik Nongkrong Bersama Pengusaha Pub, Kasatreskrim Polres Sikka Terciduk Operasi Yustisi

"Kegiatan ini tanpa mengantongi izin dari Bidang Aset BP Batam selaku pengelola lokasi, Tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Kepri, dan pihak Kepolisian," ujar Kasat Reskrim Polresta Barelang, Kompol Andri Kurniawan, Minggu (21/3/2021).

Kemudian, pada Jumat (19/3/2021) sekitar pukul 14.00 WIB bertempat di lapangan Welcome To Batam Kelurahan Teluk Tering, Kecamatan Batam Kota, dilakukan upaya persuasif kepada pihak panitia kegiatan.

"Upaya persuasif tersebut selalu dibantah oleh perwakilan panitia berinisial AK, bahkan dia melakukan provokasi dengan mengatakan 'Mau jadi apa negara ini kalau aparat kepolisian tidak berimbang, dan mana bukti ada pihak lain yang tidak terima dengan kegiatan ini'," ujar Andri menirukan pernyataan panitia pada saat itu.

Baca juga: Minggu Pagi, Kecelakaan Tunggal Minibus Kembali Gegerkan Tol Cipali

Kemudian, sekitar pukul 14.55 WIB di mana dari pihak penyelenggara tidak kunjung mengindahkan peringatan pihak kepolisian, maka dilakukan pembongkaran oleh petugas pemasang tenda dan anggota Dit Pam BP Batam, serta personel Polresta Barelang. Kegiatan pembongkaran ini dipimpin oleh Kabag Ops Polresta Barelang, Kompol Lulik Febyantara.

"Ini dilakukan agar tenda yang sudah terpasang untuk dilepaskan. Ketika upaya pembongkaran tenda tersebut berlangsung, AK berteriak melarang dibongkar tendanya kemudian terjadi kericuhan dengan pihak kepolisian yang membubarkan dan saling dorong," jelasnya.

Pada saat kericuhan tersebut, salah satu pelaku mengatakan "Perang saja kita di sana di PKNTT" dan memicu kelompoknya bertindak brutal dengan mendorong pihak Kepolisian termasuk saksi Briptu Jieri Neilsen (saksi korban luka), Bripka Heru dan Bripka Sauzi.

Baca juga: Aceh Gempar, 2 Bus Mewah Ludes Dilalap Kobaran Api Saat Parkir di Terminal Batoh

Pada saat itu, anggota polisi tersebut berpakaian preman, di mana saat itu korban sedang merekam seluruh kejadian di lapangan, dan serangan itu mengakibatkan korban terjatuh serta ponselnya pecah lalu hilang di tengah kerumunan masa.

"Atas kejadian tersebut diamankan tiga orang yang diduga provokator dengan inisial PS, YK, BN dibawa ke Polresta Barelang untuk diinterogasi lebih lanjut," katanya. Barang bukti yang diamankan berupa satu batang besi, satu lembar nota berobat, satu helai kaos warna merah, dua helai kaos warna putih, dua lembar Sprint Pengamanan tanggal 19 Maret 2021. Atas kejadian tersebut, para pelaku dijerat pasal 212 junto pasal 213 ayat 1e, junto pasal 214 ayat 1 dan ayat 2 ke 1e dan atau pasal 335 ayat 1 Ke-1e KUHP.
(eyt)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kontras Terima Laporan...
Kontras Terima Laporan 10 Orang Hilang di Jakarta dan Jabar saat Demo Ricuh, Ini Daftarnya
Pelaku Penjarahan Rumah...
Pelaku Penjarahan Rumah Menkeu Sri Mulyani di Tangsel Ditangkap
1 Orang Jadi Tersangka...
1 Orang Jadi Tersangka Penyerangan Polres Jaktim
Aksi Demo Penolakan...
Aksi Demo Penolakan Kenaikan PBB 300 Persen di Bone Rusuh
Usai Kerusuhan di Siak...
Usai Kerusuhan di Siak Terungkap Banyak Cukong Kuasai Lahan Konsesi Perusahaan
Pasca Kerusuhan di Siak,...
Pasca Kerusuhan di Siak, APHI Riau: Pemegang PBPH Tak Bisa Serahkan Lahan Sembarangan
4 Pemicu Kerusuhan di...
4 Pemicu Kerusuhan di Irlandia Utara, dari Agitator Sayap Kanan Picu hingga Warisan Sejarah
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Imigran Sudan Tikam...
Imigran Sudan Tikam Warga Lokal, Kerusuhan Pecah di Irlandia Utara
Rekomendasi
Pengamat: Kenaikan Harga...
Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Minim Timbulkan Risiko Gejolak Sosial
Harga Pertamax Naik,...
Harga Pertamax Naik, Pengamat UGM: Tak Bisa Ditahan Lagi Pemerintah
KPK Sita Dokumen Pengadaan...
KPK Sita Dokumen Pengadaan saat Geledah Kantor dan Rumah Dinas Bupati Muara Enim
Berita Terkini
Gulkarmat Jakarta Evakuasi...
Gulkarmat Jakarta Evakuasi 26 Penumpang Kapal di Perairan Kepulauan Seribu
Polisi Harus Usut Mendalam...
Polisi Harus Usut Mendalam Korban Perundungan dan Tersengat Listrik di Jakpus
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Digitalisasi Perlinsos...
Digitalisasi Perlinsos Disambut Antusias di Surabaya, Komdigi Pastikan Warga Berhak Tak Terlewat Bantuan
Alasan TNI Kerahkan...
Alasan TNI Kerahkan Prajurit saat Aksi Mahasiswa di Jakpus: Permintaan Membantu
Berawal dari Pesanan...
Berawal dari Pesanan Kerabat, Tas Serat Alam Mlatiwangi Sukses Mendunia Bersama LinkUMKM BRI
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved