Presiden Diminta Mencopot Staf Khusus yang Menjadi Sorotan

Sabtu, 18 April 2020 - 14:25 WIB
loading...
Presiden Diminta Mencopot...
foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Sepak terjang sejumlah staf khusus (stafsus) presiden mendapat sorotan banyak pihak. Penggunaan kop surat Seskab dan Setneg, dan pelibatan perusahaan pribadi stafsus dalam program kartu prakerja menimbulkan sejumlah masalah.

"Ini ada indikasi (dugaan) korupsi juga. Mencari keuntungan di balik wabah virus corona," kata Direktur Political and Public Policy Studies (P3S), Jerry Massie kepada Sindonews, Sabtu (18/4/2020).

Menurut Jerry, para stafsus milenial ini sudah digaji cukup tinggi. Namun dinilainya, cara kerja mereka salah kaprah dan salah jalan. Jerry meminta agar Presiden Jokowi mencopot oknum-oknum stafsus itu. "Mereka bekerja bukan out of the box tapi out of control," ungkap dia.

Jerry menganggap, tindakan yang dilakukan para staf milenial ini kesalahan fatal yang tak perlu terjadi. Ia pun menyebut berbahaya jika anak milenial ini diberi kekuasaan, di saat usia mereka kurang matang memahami tertib administrasi. ( Baca: Soal Stafsus Milenial, Pengamat: Mereka Bekerja Out of Control )

Jerry mengungkapkan, ada tiga orang stafsus milenial yang menjadi sorotan, yaitu Andi Taufan Garuda Putra, Adamas Belva Syah Devara, dan Gracia Josaphat Jobel Mambrasar (Billy Mambrasar).

Andi Taufan yang juga CEO Amartha diduga merusak administrasi kenegaraan dan mengarah pada konflik kepentingan dengan menulis surat berkop Setkab yang ditujukan kepada camat di seluruh Indonesia. Surat itu berisi komitmen Amartha untuk turut program Relawan Desa Lawan Covid-19 yang diinisiasi oleh Kementerian Desa, PDTT.

Sama dengan Andi Taufan, Belva Devara juga menuai polemik terkait dengan konflik kepentingan antara perannya sebagai stafsus dan pemimpin perusahaan. Dia adalah pendiri sekaligus CEO Ruangguru. Ruangguru dapat proyek Kartu Prakerja Rp 5,6 triliun untuk menyediakan pelatihan online.

Adapun Billy Mambrasar, dia menuai polemik karena bio LinkedIn-nya. Dalam aplikasi jejaring profesional itu, Billy sempat menuliskan posisinya sebagai Stafsus Jokowi setingkat dengan jabatan menteri.

"Ini bahaya jika mereka jadi pemimpin pasti ada abuse of power lagi atau penyalahgunaan kekuasaan. Bisa terjadi conflict of interest. Menggunakan surat resmi negara bahaya untuk personal interest," pungkas dia.
(ihs)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Penamparan Siswa...
Kasus Penamparan Siswa Merokok Berakhir Damai, Dini Fitria Jadi Kepala Sekolah Lagi
Kepala SMAN 1 Cimarga...
Kepala SMAN 1 Cimarga Lebak Dicopot Akibat Tampar Siswa Merokok
Kepala Rutan Pekanbaru...
Kepala Rutan Pekanbaru Dicopot Buntut Tahanan Dugem di Sel
Pramono Anung Copot...
Pramono Anung Copot Direktur IT Bank DKI Buntut Gangguan Layanan Digital
Kapolres Ngada AKBP...
Kapolres Ngada AKBP Fajar Widyadharma Dicopot Gara-gara Kasus Narkoba dan Asusila
Buntut 140 Siswa Gagal...
Buntut 140 Siswa Gagal SNBP, Kepala SMKN 10 Medan Dicopot
Stafsus Kemenkumham:...
Stafsus Kemenkumham: Ada Antrean Panjang WNA Pingin Jadi WNI
Kasat Lantas Polresta...
Kasat Lantas Polresta Sleman Ikut Dicopot Buntut Kasus Hogi Minaya
Riwayat Pendidikan Arief...
Riwayat Pendidikan Arief Prasetyo Adi, yang Dicopot dari Jabatan Kepala Bapanas
Rekomendasi
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Pihak BPK, Dalami Peran Eks Staf Ahli Bobby Adhityo Rizaldi
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Pemerintah Bakal Data...
Pemerintah Bakal Data Barang-Karyawan Hotel Sultan, Wamensesneg: Tak Ada yang Dikorbankan
Yayasan Bangun Ekosistem...
Yayasan Bangun Ekosistem Bahari Resmi Tercatat di Kementerian Hukum
Eksekusi Hotel Sultan...
Eksekusi Hotel Sultan Ricuh, Simpatisan Lempari Polisi dan TNI dengan Batu
Eksekusi Hotel Sultan,...
Eksekusi Hotel Sultan, Wamensesneg: Kita Harus Tarik Aset yang Dikuasai Pihak Lain
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
Jelang Eksekusi Hotel...
Jelang Eksekusi Hotel Sultan, Spanduk Penolakan hingga Kawat Berduri Terpasang di Sekitar Lokasi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved