Pencuri di Tulungagung Gasak Banyak Warung dalam Semalam, Korban: Kok Remeh
Jum'at, 19 Maret 2021 - 19:48 WIB
loading...
A
A
A
"Ditemukan jejak mobil di depan warung. Diduga pelaku lebih dari satu orang," kata Tri Sakti. Di warung soto milik Saifudin (42), pelaku yang diduga orang yang sama, menggondol tiga tabung gas, satu kompor, delapan bungkus rokok, dan minuman sachet.
Dengan tertawa gemas, Saifudin juga mengatakan ke petugas, satu unit radio kecil dan helm teropong miliknya, juga ikut digondol. "Kok barang remeh semua yang dicuri," kata Saifudin sembari tertawa gemas.
Sementara di rumah Fatwa Atma Khoiri yang juga sekaligus menjadi tempat usaha percetakan serta berjualan makanan, pencuri mendapatkan banyak hasil. Pelaku membawa kabur dua unit komputer, tiga monitor, tiga vacum cleaner, seperangkat CCTV beserta server bernilai Rp10 juta.
Pelaku diduga menerobos masuk dengan mencongkel gembok dan pintu kaca. Saat kejadian, lokasi dalam keadaan sepi. Fatwa menduga pelaku pencurian yang lebih dari satu orang menggunakan kendaraan roda empat. "Barangnya banyak, tidak mungkin pakai sepeda motor," kata Fatwa.
Dalam kasus ini polisi masih meminta keterangan saksi. Sebab aksi pencurian dengan korban jumlah banyak dalam waktu yang sama tersebut, baru pertama kali terjadi. Lokasi yang berdekatan dengan kampus IAIN Tulungagung tersebut berada di pinggir jalan raya.
Dengan tertawa gemas, Saifudin juga mengatakan ke petugas, satu unit radio kecil dan helm teropong miliknya, juga ikut digondol. "Kok barang remeh semua yang dicuri," kata Saifudin sembari tertawa gemas.
Sementara di rumah Fatwa Atma Khoiri yang juga sekaligus menjadi tempat usaha percetakan serta berjualan makanan, pencuri mendapatkan banyak hasil. Pelaku membawa kabur dua unit komputer, tiga monitor, tiga vacum cleaner, seperangkat CCTV beserta server bernilai Rp10 juta.
Pelaku diduga menerobos masuk dengan mencongkel gembok dan pintu kaca. Saat kejadian, lokasi dalam keadaan sepi. Fatwa menduga pelaku pencurian yang lebih dari satu orang menggunakan kendaraan roda empat. "Barangnya banyak, tidak mungkin pakai sepeda motor," kata Fatwa.
Dalam kasus ini polisi masih meminta keterangan saksi. Sebab aksi pencurian dengan korban jumlah banyak dalam waktu yang sama tersebut, baru pertama kali terjadi. Lokasi yang berdekatan dengan kampus IAIN Tulungagung tersebut berada di pinggir jalan raya.
(shf)
Lihat Juga :