Berbahaya, Air Sungai Tambak Wedi Surabaya Mengandung Mikroplastik

Jum'at, 19 Maret 2021 - 17:27 WIB
loading...
Berbahaya, Air Sungai...
Sejumlah pegiat lingkungan meneliti sungai Tambak Wedi Surabaya. Foto/SINDONews/Ali Masduki
A A A
SURABAYA - Gunungan busa menyerupai salju di Tambak Wedi selain mengakibatkan tingginya kadar phospat dan total dissolved solid, diketahui menimbulkan pencemaran partikel mikroplastik di perairan dan dalam biota di perairan kali Tambak Wedi dan Selat Madura.

Dalam penelitian Ecoton bersama Komunitas Tolak Plastik (KTP) Sekali Pakai dan Mupalas pada Jumat (19/3/2021) ditemukan bahwa dalam 100 liter air Sungai Tambak Wedi Utara Surabaya didapati ada 20 partikel mikroplastik. "Air sungai Tambak Wedi terkontaminasi mikroplastik jenis fiber. Jumlahnya 20 partikel dalam 100 liter air sample,” ungkap Cici Eka Rahayu, anggota KTP. Baca juga: ‘Dari Sungai Sampah Plastik Mengalir Sampai Jauh…’

Dengan menggunakan mikroskop binokuler pembesaran 40-100 kali, ditemukan partikel mikroplastik jenis fiber sebesar 20 micrometer (20 micron). Jenis mikroplastik fibe r bersumber dari serpihan tekstil dari pakaian yang umumnya terbuat dari polyester (plastik).

Peneliti Mikroplastik Ecoton, Eka Chlara Budiarti, menjelaskan mikroplastik jenis fiber selalu mendominasi temuan partikel mikroplastik di perairan. Hal ini karena limbah cair rumah tangga atau limbah domestik dari pemukiman tidak memiliki sistem pengolahan.

Jadi langsung dibuang ke sungai. Limbah sisa cucian atau laundry tanpa di saring langsung terbuang kesungai. Alumni Jurusan Kimia Universitas Diponegoro Semarang ini melanjutkan, temuan mikroplastik di Sungai Tambak Wedi itu sangat mengkhawatirkan. Karena mikroplastik merupakan senyawa gangguan hormon, jika masuk kedalam tubuh manusia maka akan menimbulkan gangguan reproduksi dan gangguan system hormon.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dhoho International...
Dhoho International Airport Jadi Gerbang Baru Wisata Selatan Jawa Timur
Dukung Polisi Denda...
Dukung Polisi Denda Perusahaan Pencemar Lingkungan, Sahroni: Normalisasi Perusakan Ekologis sebagai Kejahatan Berat!
Material Kompos di Klungkung...
Material Kompos di Klungkung Tercampur Plastik, Tika Winawan Desak Pengawasan Hulu hingga ke Hilir
PGN Gelar Program Tukar...
PGN Gelar Program Tukar Sampah Plastik untuk BBG
Komitmen Pengelolaan...
Komitmen Pengelolaan Lingkungan, PGN Kelola Sampah Plastik
Dorong Transparansi...
Dorong Transparansi Pendanaan NGO, Mahasiswa Jatim Minta Negara Perkuat Pengawasan
Anak Diajarkan Bijak...
Anak Diajarkan Bijak Mengelola Sampah Plastik Sejak Dini Lewat Kegiatan Interaktif
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Lengkapi Berkas Perkara...
Lengkapi Berkas Perkara Tersangka Anwar Sadad, KPK Periksa 6 Saksi
Rekomendasi
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Messi Kejar Sejarah,...
Messi Kejar Sejarah, Aljazair Jadi Korban Pertama?
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Berita Terkini
5 Titik Demo di Jakarta...
5 Titik Demo di Jakarta Hari Ini, Bundaran HI hingga Gedung DPR
Budiman Sudjatmiko Ungkap...
Budiman Sudjatmiko Ungkap Dialog dengan Mahasiswa di UGM Gagal Terjadi: Ada Penghakiman
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Peringati Tahun Baru...
Peringati Tahun Baru Islam, DPP PSI Santuni 100 Anak Yatim dan Duafa
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Gempa Magnitudo 6,7...
Gempa Magnitudo 6,7 Guncang Sulteng, 1 Warga Sigi Meninggal Dunia
Infografis
11 Bandara Papua Ditutup...
11 Bandara Papua Ditutup Sementara Imbas Penembakan Pesawat Smart Air
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved